Beberapa pengusaha dari Korea Selatan (Korsel) menyatakan tertarik dengan rumput laut asal Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk dikembangkan menjadi energi terbarukan.
Senin, 20 Apr 2009 - gorontalopost.info - Baca 6054 x
Para pembudidaya rumput laut cottonii di Provinsi Gorontalo nampaknya tak perlu bingung ataupun khawatir lagi untuk memasarkan hasil produksinya. Pasalnya, industri pengolahan rumput laut siap 100 persen untuk beroperasi.
DKP Sulawesi Selatan terus memacu program pengembangan untuk peningkatan produksi. Khusus rumput laut, target utamanya adalah menjadi produsen terbesar dunia pada 2013.
“Bibit” Maumere yang asalnya dari Philipina lebih popular dikenal ditempat asalnya sebagai jenis tambalang. Petani di Sulawesi Selatan lebih mengenal jenis ini dengan nama Maumere, karena awalnya “bibit” tersebut dibawa dari Maumere.
Pemerintah Korea dan Indonesia sepakat untuk bekerjasama dalam pengembangan bio-teknologi, terutama rumput laut. Kegiatan yang diharapkan dapat dijalin meliputi tukar-menukar peneliti atau tenaga ahli lainnya.
Rabu, 01 Apr 2009 - www.technologyindonesia.com - Baca 6898 x
Rumput laut sering di manfaatkan sebagai bahan makanan, kosmetik dan obat-obatan. Namun kini pemanfaatan rumput laut meluas mejadi bahan pewarna tekstil. Keunggulan pewarna tekstil dari rumput laut selain lebih ramah lingkungan.
Dari tes plot menunjukkan bahwa selain ukuran bibit yang lebih besar, pengaruh yang sangat besar pengaruhnya adalah seberapa rajin atau rutin pemiliknya melakukan pengontrolan dan perawatan terhadap tanamannya.
Jumat, 13 Mar 2009 - Nurul Hidayati - detikNews - Baca 5656 x
Rumput laut tak hanya sehat untuk disantap, tapi juga bisa diolah sebagai sumber energi (biofuel). Pemerintah Korea dan Indonesia sepakat untuk mengembangkan teknologi ini.
Rabu, 11 Mar 2009 - www.kontan.co.id - Baca 5630 x
Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) menargetkan, volume ekspor rumput laut tahun ini mencapai 50.000 ton atau senilai US$ 46 juta. Angka ini naik dibandingkan tahun 2008 yang mencapai 48.000 ton atau senilai US$ 44 juta.