
Budidaya rumput laut merupakan salah satu sumber mata pencaharian masyarakat pesisir di Kabupaten Luwu Utara.
Menurut Kepala Dinas Perikanan Luwu Utara, Muharwan, potensi tambak rumput laut di pesisir Luwu Utara mencapai 8.000 hektar.
"Tapi baru 7.500 hektar yang produktif. Masih ada 500 hektar yang dapat kita optimalkan," ujar Muharwan, Jumat (24/2/2017).
Dengan potensi tersebut, Dinas Kelautan berupa mengembangkan produksi rumput laut agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
"Tahun 2015 produksi rumput laut di Luwu Utara mencapai 143.990 ton per tahun," kata Muharwan.
Agar pengembangan budidaya rumput laut berjalan baik, Muharwan menyebut telah merumuskan dan melaksanakan beberapa langkah.
Antara lain dengan melakukan sosialisasi dan pendampingan cara budidaya yang baik dan benar.
"Kita juga mengedepankan sisi berkelanjutan dalam mengembangkan budidaya rumput laut. Itu agar budidaya bisa berjalan lebih maksimal," katanya.