Untitled Document
Jumat , 01 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Daya Saing Industri Rumput Laut Indonesia
Senin, 11 Jan 2016 - Sumber: Boedi S Julianto - Terbaca 6393 x - Baca: 01 May 2026
 
Melihat kembali perkembangan rumput laut Indonesia selama 10 tahun terakhir, ada satu hal yang sangat menarik untuk dikaji ketika harapan dengan realita tidak sama. Peningkatan produksi rumput laut Indonesia sangat fenomenal, namun tidak diikuti dengan peningkatan daya saing industri rumput laut nasional. Penetrasi pasar dan daya tawar rumput laut Indonesia masih lemah dimana dominasi Cina sangat kuat yang diyakini dapat menentukan harga rumput laut kering Indonesia.

Ada beberapa hal yang perlu dibenahi dengan melihat kondisi tersebut. Diantaranya bisa dilihat kembali industrialisasi rumput laut untuk mengolah 50% bahan baku didalam negeri, rencana kebijakan pengurangan ekspor bahan baku rumput laut serta pola pengembangan kluster rumput laut yang sudah diterapkan di sentra produksi. Ketiga hal tersebut masih belum menjawab permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha rumput laut dimana kualitas, kuantitas dan kontinuitas pasokan rumput laut masih menjadi kendala yang sering dihadapi bersama. Selain itu juga belum munculnya inovasi untuk memberikan nilai tambah rumput laut menjadi hasil olahan yang dibutuhkan pembeli baik dari dalam maupun luar negeri.

Untuk melihat masa depan industri rumput laut ada baiknya bercermin pada kebutuhan pelanggan atau pasar. Sampai akhir tahun 2015, pelaku industry masih mengandalkan ATC, SRC dan RC sebagai produk utama hasil olahan rumput laut. Pasar dan kebutuhan produk tersebut meskipun tumbuh sekitar 2-4% pertahun selama 15 tahun terakhir belum memberikan manfaat langsung bagi industri rumput laut Indonesia. Salah satu masalah yang dihadapi pelaku industri terutama pabrik pengolah rumput laut adalah lemahnya kemampuan bersaing di pasar Internasional, terutama terkait dengan harga dan kualitas. Produk ATC, SRC dan RC dengan kualitas sama dari Cina, harganya lebih murah di pasar internasional.

Sebagai penghasil rumput laut tropis terbesar dunia, industri rumput laut Indonesia tentunya harus berbenah. Untuk bisa bersaing dengan Cina, efisiensi produksi dan peningkatan kualitas tidak bisa ditawar lagi. Efisiensi dan perbaikan berkelanjutan disetiap tahapan proses untuk peningkatan kualitas bisa dilakukan dengan membenahi ujung tombak industry rumput laut yaitu pabrik pengolah rumput laut, tentunya dengan dukungan multipihak sebagai berikut :

1. Lembaga Riset yang membantu industri mengembangkan proses yang efisien untuk menghasilkan produk berkualitas serta produk inovatif siap konsumsi yang dibutuhkan pasar.

2. Kebijakan Pemerintah untuk mendorong iklim yang lebih baik bagi pabrik pengolah rumput laut untuk berkembang dengan kredit lunak dan keringanan pajak.

3. Promosi produk rumput laut Indonesia di dalam dan luar negeri dengan mempertemukan produsen dan potensial buyer atau pembeli dari dalam dan luar negeri.

4. Pengolahan limbah industri rumput laut menjadi produk bernilai tambah, misalnya untuk pupuk tanaman yang dibutuhkan oleh industri pertanian dan perkebunan di dalam negeri.

5. Integrasi pasokan rumput laut dari hulu ke hilir melalui kerjasama yang saling menguntungkan antara produsen rumput laut dan pabrik pengolah rumput laut.

6. Pemenuhan persyaratan dan standar produk yang diminta pembeli di pasar lokal dan internasional terkait dengan standar kualitas, keamanan pangan dan "traceability" produk.

Enam hal tersebut bisa memberikan dampak langsung yang menguntungkan bagi pelaku usaha rumput laut dan menaikkan daya saing industri rumput laut di tingkat internasional. Semua pelaku usaha bisa bekerjasama, bersinergi dan kolaborasi dengan dukungan kebijakan Pemerintah yang memacu perkembangan usaha rumput laut Indonesia.

Sebagai penghasil bahan baku atau rumput laut tropis terbesar dunia, sudah semestinya Indonesia bisa bersaing dengan Cina yang mengandalkan sumber bahan baku berupa rumput laut kering dari Indonesia. Semoga bisa diwujudkan demi masa depan industri rumput laut Indonesia yang lebih baik.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 42 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 61 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 88 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 105 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 111 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 135 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 154 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 93 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 113 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 145 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 148 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 245 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 228 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 235 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,653 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin