
BANGKA – Masyarakat Dusun Tuing bersama mahasiswa KKN UGM Tahun 2015 didampingi tim teknis Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka melakukan penanaman bibit rumput laut di perairan laut Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip, Jumat (07/08/2015).
Sebelumnya Sabtu (1/8/2015) lalu, mereka memasang tiang pancang (patok), pelampung dan tali ris tempat budidaya rumput laut.
“Praktek dilakukan bersama-sama sebagai bagian dari transfer teknologi dan ilmu agar dapat diterapkan langsung dan dikuasai nantinya oleh penduduk setempat atau kelompok pembudidaya yang akan menggelutinya” kata Ibnu Taufik Hidayat, Kabid Budidaya Perikanan DKP Bangka.
Dijelaskannya, penanaman bibit dilakukan dengan memasang untaian ikatan rumput laut pada tali ris yang telah dipasang pada lokasi budidaya.Kegiatan ini sebelumnya diawali dengan persiapan bibit, pemotongan dan pengikatan bibit rumput laut pada untaian tali dengan berat masing-masing ikatan berjumlah 50-100 gram yang dipandu langsung oleh tim ahli dari Pulau Gusung Asam, Bangka Tengah, Johanes.
Menurut Johanes, salah satu keberhasilan budidaya juga ditentukan dengan pemilihan bibit yang baik, pemotongan harus menggunakan pisau dan pengikatan pada cabang yang tepat.Tokoh masyarakat, Sukardi, pengurus HNSI Dusun Tuing sangat berharap kegiatan budidaya rumput laut ini akan berhasil, sehingga kedepannya banyak masyarakat atau khususnya pemuda desa yang tertarik untuk menggelutinya.
Antusias masyarakat tampak terlihat saat bergotong-royong bersama mahasiswa, tim teknis DKP Bangka saat melakukan pengikatan bibit di lokasi sekitar perairan Tuing, diantaranya hadir Erma, guru SD 11 Riau Silip dengan semangat ikut belajar mempraktekan pengikatan rumput laut disaksikan murid-muridnya yang saat itu sedang latihan baris berbaris di pinggir pantai.