
MAKASSAR, BKM -- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulsel mencatat, selama tahun 2013 produksi rumput laut Sulsel mencapai 2.422.313.24 ton. Jumlah ini menempatkan Sulsel sebagai produsen rumput laut terbesar di Indonesia. Kepala Bidang Budidaya Perikanan DKP Sulsel, Sulkaf S Latief, kepada BKM di ruang kerjanya, Selasa (20/5) kemarin, mengatakan, Sulsel dalam validasi angka tetap hasil perikanan se Indonesia tahun 2013.
Dalam rapat di Jakarta pada bulan kemarin, untuk tahun 2013 Sulsel menjadi penghasil rumput laut terbesar di Indonesia dengan jumlah produksi 2.422.313.24 ton disusul Provinsi Nusa Tenggra Timur (NTT) dengan pencapaian 1,846,333.67 ton,
tempat ketiga Sulawesi Tengah dengan pencapain produksi sebesar 1,286,811 ton.
''Ini merupakan prestasi yang sangat baik dan sangat luar biasa. Dimana, Provinsi Sulawesi selatan mampu memproduksi rumput laut hingga sebesar 2 juta ton. Hasil ini jauh di atas rata-rata poduksi nasional yang dibawah 1 juta ton. Sehingga hasil ini merupakan kerja keras pemerintah dan para petani pembudidaya rumput laut yang ada di Sulsel. Dimana, mereka selalu memotivasi dirinya untuk terus meningkatkan produksi rumput lautnyta,'' katanya.
Untuk itu, Sulkaf mengimbau kepada seluruh masyarakat petani rumput laut agar terus berupaya mempertahankan prestasi. Untuk itu, harus membentuk kerjasama atau partnership antara pemerintah sebagai fasilitator dengan petani sebagai pembudidaya serta industri. (ish/mir/c)