
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Terus meningkatnya produksi rumput laut di Kabupaten Nunukan menarik minat anggota DPRD Kabupaten Bulungan untuk belajar pengelolaan rumput laut di daerah ini. Kebetulan saat ini Kabupaten Bulungan berupaya mengembangkan rumput laut di dua kecamatan.Sejauh ini produksi rumput laut di Kabupaten Nunukan setiap bulannya bisa mencapai 600 ton rumput laut kering.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Haji Hamka mengatakan, kedatangan rombongan DPRD Kabupaten Bulungan ke Kabupaten Nunukan untuk mempelajari dan melihat langsung proses pengembangan budidaya rumput laut,untuk diadopsi dan dikembangkan di Kabupaten Bulungan.
“Saya sempat terkejut ribuan ton perbulan produksi di sini. Sampai sekarang nelayan tidak pukat ikan, tetapi rumput laut. Saking makmurnya rumput laut di sini,” ujarnya,” Karena itu kami menilai Kabupaten Nunukan ini cocok untuk belajar budidaya rumput laut. Mudah-mudahan ilmu yang kami dapatkan sebagai referensi, bisa kami bawa ke Bulungan untuk kami kembangkan.”
Dalam kunjungan itu, rombongan yang dipimpin Haji Hamka berjumlah 25 orang diantaranya Ketua Komisi 1 Gurdi, Ketua Komisi 3 Niko Demos, Sekretaris Komisi II Agung dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Bulungan. Selain itu ikutbeberapa staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bulungan serta staf Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bulungan.
Rombongan diterima Sekretaris Kabupaten Nunukan Tommy Harun, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Nunukan Supriyanto serta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nunukan Yophie Frederik Wowor, Rabu (4/6/2014), diruang pertemuan lantai I Kantor Bupati Nunukan.
Kepada para tamunya itu, Yophie didampingi Kepala Bidang Perikanan Budidaya Suhaedi memaparkan upaya pengembangan budidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan. Untuk lebih memberikan bukti-bukti keberhasilan budidaya rumput laut, dihadirkan pula perwakilan gabungan kelompok tani budidaya rumput laut, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan.
Setelah pemaparan dibuka kesempatan berdiskusi. Secara umum pertanyaan menyangkut budidaya rumput laut, pemasaran hasil produksi serta regulasi yang mendukung budidaya rumput laut.
Selain melakukan tatap muka di Kantor Bupati Nunukan, rombongan DPRD Kabupaten Bulungan meninjau lokasi budidaya rumput laut di Kampung Nelayan Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan.
Hamka mengatakan, Kabupaten Nunukan di Kalimantan Timur maupun secara nasional sudah sangat dikenal produksi rumput lautnya. Sehingga tidak heran jika sejumlah daerah termasuk Kabupaten Bulungan belajar budidaya rumput laut ke sini.
Ia mengungkapkan, kebetulan di Kabupaten Bulungan saat ini ada dua kecamatan di pesisir pantai yang sedang giat-giatnya mengembangkan rumput laut. Upaya pengembangan diantaranya dengan pembibitan sudah dilakukan. “Jadi kita mengembangkan budidaya rumput laut, kita belajar dari Nunukan. Nunukan sangat berhasil. Jadi referensi kami untuk Nunukan ini tepatlah,” ujarnya.
Ia mengatakan, selain belajar mengenai budidaya rumput laut, ada sejumlah hal lain yang juga dipelajari terkait dengan pengelolaan rumput laut. “Kita melihat seperti perda kita belum punya. Mudah-mudahan pulang ini kita bawa sebagai referensi,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya sangat tertarik dengan keterlibatan pihak ketiga seperti Bank Indonesia untuk ikut memberikan pembinaan kepada para petani rumput laut. “CSR dan sebagainya. Itu di Bulungan belum kita lakukan,” ujarnya.