
BONTANG - Rumput laut di Kota Bontang memiliki prospek menjanjikan jika dibudidayakan dengan baik dan benar. Menyadari besarnya potensi tersebut, Dinas Perikanan, Kelautan dan Pertanian (DPKP) pun terus mengembangkannya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendorong kelompok tani meningkatkan produksi budidaya rumput lautnya. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Bontang Adi Darma saat melakukan kunjungan ke lokasi pembudidayaan rumput laut di Melahing, beberapa waktu lalu.
“Pemerintah memberi bantuan kepada kelompok tani budidaya rumput laut se-Bontang, di mana bantuan tersebut berupa peralatan budidaya dan pendampingan teknis gratis” ungkap Adi Darma.
Lebih lanjut Adi Darma menjelaskan bahwa saat ini rumput laut merupakan salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat pesisir. Selain itu juga merupakan perwujudan suksesnya program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pemberdayaan rumput laut yang telah dirasakan oleh masyarakat pesisir di Kota Bontang
“Selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, olahan rumput laut juga dapat digunakan langsung oleh masyarakat sebagai bahan makanan, minuman dan obat – obatan. Beberapa hasil olahan rumput laut seperti agar - agar, alginat dan karaginan merupakan senyawa yang cukup penting dalam industri. Masyarakat sekitar pantai pun telah mengenal dan memanfaatkan rumput laut dalam kehidupan sehari - hari, baik sebagai obat tradisional maupun bahan makanan,” terang Adi Darma
Sementara itu, Kepala DPKP Aji Erlynawati mengatakan bahwa pada tahun 2014 ini Pemerintah Kota Bontang telah menetapkan target produksi rumput laut kering di Bontang sebanyak 400 ton per bulan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung dan menyiapkan bahan baku yang dibutuhkan pabrik pengolahan rumput laut yang direncanakan akan dibangun 2014 ini di Bontang.
“Untuk pencapaian target tersebut, tahun ini pemerintah kembali akan membangun 5 unit kebun bibit rumput laut sebagai jaminan kesinambungan pembudidayaan rumput laut. Karena saat ini cuma ada 2 unit kebun pembibitan rumput laut, dengan demikian semoga ke depan budidaya rumput laut bisa semakin maju,” harap Erlynawati.