Untitled Document
Sabtu , 02 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
BBL Lampung dan MIPA UI Periksa Lokasi Budidaya Rumput Laut
Kamis, 28 Nov 2013 - Sumber: http://lampost.co - Terbaca 5816 x - Baca: 02 May 2026
 
KALIANDA (Lampost.co): Petugas Balai Bibit dan Budidaya Laut (BBL) Provinsi Lampung dan mahasiswi S2 Universitas Indonesia (UI) Fakultas MIPA mengambil contoh air laut dilokasi budidaya rumput laut Dusun Legundi Induk desa Legundi, kecamatan Ketapang, Lampung Selatan untuk penelitian, Kamis (21-11).

Penelitian tersebut diharapkan dapat menjawab pertanyaan pembudidaya rumput laut di wilayah pesisir kecamatan Ketapang yang nyaris gulung tikar sejak dua tahun terakhir. Sebab selama ini petani hanya mengetahui tanaman rumput laut mati diserang hama lumut, kadar air laut yang digunakan untuk budidaya rumput laut..

Petugas BBL Provinsi Lampung Ana bersama Ilawati mahasiswi S2 UI faklutas MIPA mengatakan, kondisi air laut yang keruh dapat menghambat pertumbuhan rumput laut. Menurutnya, rumput laut akan berkembangbiak cukup baik dengan kondisi air laut terlihat jernih hingga kedalaman 1 mater. “Kejernihan air pada kekedalaman satu meter dari permukaan laut membuat pertumbuhan rumput laut bagus. Namun disini kami lihat airnya keruh. Ini jelas sudah menghambat pertumbuhan rumput laut," kata Ana di lokasi budidaya rumput laut dusun Legundi Induk, desa Legundi kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, kemarin.

Menurut Ana, penanaman rumput laut tidak dibatasi jaraknya dari bibir pantai. Semakin jauh dari bibir pantai air laut yang semakin jernih sangat baik uintuk perkembangbiakan rumput laut. Namun kendalanya petani akan kesulitan mencari tiang pancang untuk memasang tali rumput laut,” terangnya.

Lebih lanjut Ana menjelaskan, jika diliat secara kasat mata, kondisi air laut di Kecamatan Ketapang ini kekurangan bahan organik yang terkandung didalam air laut. Padahal bahan organik tersebut sangat dibutuhkan untuk tanaman rumput laut."Kandungan bahan organik rendah karena kerusakan terumbu karang tinggi, sehingga berdampak pada produksi rumput laut," kata Ana menjanjikan hasil laboratorium air laut baru akan diketahui tiga hari mendatang .

Hal senada diucapkan Ilawati, peneliti dari Fakultas MIPA UI. Menurut dia, kerusakan terumbu karang di Indonresia cukup tinggi, sehingga tidak ada satu pun di Indonesia ini bibit rumput laut yang tahan akan serangan hama penyakit.

Selain ingin mengetahui kadar air laut dilokasi budidaya rumput laut pesisir kecamatan Ketapang, Ila mengaku akan membuat peta tentang budidaya rumput laut di kawasan pesisir Ketapang. “Selama ini kami hanya mendengar kawasan Ketapang ini sebagai budidaya rumput laut, namun belum di ketahui petanya secara jelas, bahkan dari satelit pun tidak terlihat," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sinar Semendo I, Desa Legundi, Kecamatan Ketapang Amran mengatakan, sejak dua tahun terakhir ini budidaya rumput laut di kawasan pesisir Ketapang tidak berjalan. Bahkan budidaya rumput laut di kawasan itu nyaris punah. “Ada sekitar dua tahun tidak berproduksi. Serangan hama lumut sangat berat di hilangkan. Tanaman rumput laut tidak berkembang dan tidak membuahkan hasil. Petani rugi besar dan harus banting setir untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah dan instansi terkait peduli dan membantu petani untuk memulai pembudidayaan rumput laut. “Sejak empat bulan ini perkembangan rumput laut di Desa Legundi berangsur-angsur mambaik. Namun hanya kami bertiga yang masih bertahan menanam rumput laut, dari bibit sisa serangan hama, warga lainnya belum bisa menggarap karena keterbatasan dana,” katanya.

Menurut dia, kondisi air laut berangsur-angsur jernih dan serangan hama lumut mulai menghilang sejak kapal tongkang ngangkut pasir milik PT Wahana Pasir Sakti berhenti beroperasi di dermaga Desa Tridharmayoga berhenti. beroperasi dan pindah ke lampung Timur bergantiu nama PT JPP.“Entah kebetulan atau bagaimana, pasca dermaga tongkang pindah kondisi air laut berangsur angsur jernih, dan pertumbuhan rumput laut yang masih kami tekuni ini berangsur-angsur membaik," tandasnya.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 51 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 64 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 91 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 114 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 137 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 95 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 246 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 229 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 235 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,728 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin