
TEGAL - Sukses mengembangkan rumput laut kualitas ekspor di Desa Randusanga, Kabupaten Brebes, Tim Peneliti dan Pengembangan Rumput Laut Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, diminta menularkan ilmunya di Pacitan, Jatim.
Tim yang diketuai Drs H Tabrani MM beranggotakan Ir Kusnandar MSi dan Budi Kurniawan SPi MSi, sebelumnya melakukan survei di sejumlah daerah tersebut.
”Kami melakukan survei sejak pertengahan Juni. Setelah menemukan daerah yang layak, akhirnya tim UPS Tegal menentukan enam lokasi di Kabupaten Pacitan, Jatim,” terang Tabrani, yang juga petani pelopor budi daya rumput laut di Brebes dan pengajar di Fakultas Ekonomi UPS Tegal.
Dia yang tengah menyiapkan disertasi rumput laut untuk meraih gelar doktor di Undip Semarang, memilih bibit rumput laut jenis Gracilaria sp.
Kerja Sama
Awal Agustus, dia bersama timnya bekerja sama dengan Pemkab Pacitan, masyarakat di lokasi yang dipilih, sukarelawan Posdaya, Yayasan Damandiri pimpinan Dr Haryono Isman, membuat tambak di enam lokasi di Kabupaten Pacitan. Tiap tambak luasnya enam hektare.
Menurut dia, di tiap tambak tidak hanya bibit rumput laut yang ditebar namun juga nener atau bibit bandeng.
Sehingga dalam tiga bulan ke depan, petambak di daerah itu akan panen rumput laut dan bandeng.
Bupati Pacitan Indartato yang memantau lokasi dan ikut menebar bibit rumput laut, sangat terkesan dengan ide tim peneliti UPS Tegal.
”Target kami, petambak juga bisa ekspor rumput laut seperti Brebes,” ucap dia.
Tabrani menambahkan, pengembangan rumput laut itu akan ditinjau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23-24 September 2013. Jika dinilai sukses, maka akan dikembangkan secara nasional.