Untitled Document
Kamis , 07 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Keraguan Petani Bonto Ujung Jeneponto Berbuah Manis
06-Jun-06 - Sumber: Saipul Rapi (REDC Sulsel) - Terbaca 5400 x - Baca: 07 May 2026
 
Satu pertanyaan yang selalu terlontarkan dalam pembicaraan antara CV. Sumber Rezeki sebagai exporter rumput laut dengan petani rumput laut di Bonto Ujung adalah mendapatkan harga yang lebih baik. Keinginan petani untuk dapat berdialog langsung dengan exporter telah terlaksanakan pada awal Oktober 2005 dengan tujuan untuk mengadakan kontrak kerjasama penjualan rumput laut jenis cottoni (Kappaphicus alvarezii). Walhasil dalam pertemuan yang di hadiri oleh Marcel Taher dan Ibu Noni dari CV. Sumber Rezeki telah bersepakat untuk mengadakan kontrak penjualan rumput laut dengan kualitas sebagai berikut: Moisture Content atau kadar air 35 %, impurity maksimal 3 % dan gel content 26 %, serta di jemur dengan cara gantung. Adapun jumlah kontrak yang disepakati adalah 200 ton kering rumput laut selama 7 bulan ke depan. Dengan kualitas tersebut disepakati harga minimum adalah Rp 4.700 diterima di Makassar dan apabila harga di pasaran naik, maka harganya juga dapat berubah mengikuti harga pasar namun jika harga rumput laut turun maka tetap bertahan di harga minimal Rp. 4.700,-.



Meskipun perjanjian ini telah disepakati oleh kedua belah pihak, antara petani dan exporter namun tidak serta merta petani mau melaksanakannya. Berbagai macam alasan yang selalu di ungkapkan oleh petani misalnya “suatu hal yang tidak mungkin dilakukan oleh petani jika rumput laut itu harus dilepas satu persatu dari bentangannya, berapa hari baru selesai?”. Sudah lima bulan berlalu sejak kesepakatan, tapi belum ada petani yang mau menjemur dengan cara gantung yang dilepas satu persatu dari bentangannya. Bahkan masih timbul keraguan diantara mereka apakah CV Sumber Rezeki mau membeli rumput laut tersebut dengan harga Rp 4700 bila dijemur dengan cara gantung.



Bahkan, pesan pendampingan teknis (TA) yang disampaikan ke petani seperti memperbesar bibit dan jemur gantung, masih menimbulkan berbagai tanggapan di antara petani. Paletteri Dg. Lewa dan Haji Said Dg. Sitaba mengungkapkan bahwa, “Saya tidak enak rasanya dengan PENSA, hampir setiap saat menyarankan kepada kita untuk memperbesar bibit dan jemur gantung namun belum dilaksanakan, biarlah saya coba meskipun nantinya saya jadi rugi”. Berawal dari keragu-raguan, Dg. Lewa dan petani lain mencoba untuk untuk meperbesar bibit. Meskipun dia sudah memahami TA yang telah diberikan kepadanya namun untuk menyelesaikan pekerjaannya sebagai petani rumput laut, Dg. Lewa harus menyewa orang lain untuk mengikat bibit. Kendala lain yang dihadapi Dg. Lewa adalah ketidakberanian pengikat bibitnya memperbesar bibit dengan alasan tidak biasa, boros, dan sedikit upah yang bisa di hasilkan.



Dg. Lewa tidak kehabisan akal untuk mencoba TA ini untuk memperbesar bibit. Karena dengan menyuruh saja pengikat bibit belum mau melaksanakan, maka Dg. Lewa mencoba menerapkan satu ide. Biaya upah ikat untuk satu bentang adalah Rp 1.000 dengan panjang 15 depa (±20 meter). Pada bulan sebelumnya, Dg. Lewa menerapkan upah ikat dihitung dari berat timbangan bibit dalam satu bentangan. Setiap satu kilogram bibit, maka upahnya adalah Rp. 100,-. Maka apabila dalam satu bentangan berat bibitntya adalah 18 kilogram maka upah ikatnya adalah 100 x 18 = Rp. 1.800,-. Dengan metode ini maka pengikat bibit tidak mengatakan banyak alasan lagi seperti yang terjadi sebelumnya. Sekarang, Dg. Lewa memberikan upah Rp. 1.500,- per bentangnya.



Pada bulan-bulan sebelumnya, apabila jumlah bibit dalam satu bentangan terlalu banyak, maka Dg. Lewa mengeluh kalau terlalu boros memakai bibit. Yang seharusnya bisa jadi 10 bentangan hanya menjadi 5 misalnya. Namun kali ini sudah menjadi kebalikannya. Dg. Lewa merasa kalau jumlah bibit dalam satu bentangan terlalu sedikit, dia tidak bersemangat menanamnya ke laut. Jumlah bibit dalam satu bentangan pada bulan-bulan sebelumnya hanya berkisar 5 kg saja, untuk saat ini sudah menjadi di kisaran diatas 15 kg.



Sementara untuk penjemuran gantung, Dg Lewa harus menambah biaya lagi. Menurut dia biaya pembuatan jemur gantung lebih murah dibandingkan dengan para-para. Sampai saat ini Dg. Lewa sudah melakukan penjualan langsung ke CV Sumber Rezeki bersama dengan petani di Bonto Ujung tepatnya di Kelompok Sinar Rezeki. Keraguan Paletteri Dg. Lewa bersama dengan petani lain dengan harga yang lebih baik bila memperbaiki kualitas sudah terjawab. Meskipun dia harus mengeluarkan tambahan biaya dalam meproduksi 1 ton lebih rumput laut kering dengan jemur gantung, namun meraka merasa masih jauh lebih untung. Untuk melepas rumput laut dari bentangannya Dg. Lewa haru mengeluarkan Rp 1.000,- per bentangannya. Menurut dia, jemur gantung lebih menguntungkan, selain perbandingan timbangan bila dikonversi dari basah menjadi kering. Bila dijemur dengan cara gantung biasanya mencapai 5 kg rumput laut basah menjadi 1 kg rumput laut kering. Selain itu menurut dia, bila dijemur gantung hanya membutuhkan dua hari penjemuran saja sedangkan bila menggunakan para-para membutuhkan 4-7hari.



Untuk jemur gantung ini dilakukan dengan cara yaitu :

1. Rumput laut yang baru dipanen dari laut di jemur langsung dengan bentangannya di tempat jemuran.


2. Setelah penjemuran berlangsung 24 jam atau satu hari satu malam, maka rumput laut dilepas dari tali ikatannya. Pada saat itu rumput laut masih dalam keadaan setengah kering. Hal ini dilakukan agar rumput laut lebih mudah lepas dari tali ikatannya.


3. Setelah dilepas dali tali ikatannya baru dujemur lagi di atas para-para. Apabila matahari bersinar terus maka hanya membutuhkan 12 saja.



Menurut Dg. Lewa rumput laut yang di panen saat ini bila dijemur dengan cara gantung maka dalam setiap bentangannya mampu menghasilkan 6-7 kg kering rumput laut. Sampai saat ini, Paletteri Dg. Lewa yang sudah berumur 55 tahun (lahir tanggal 5 Mei 1955) dan dengan dibantu dengan 3 orang anaknya akan memanen sekitar 700 bentangan lagi. Dan menurut dia semuanya akan dijemur dengan cara gantung, dia merasa bahwa dengan cara jemur gantung sangat menguntungkan dibandingkan dengan cara sebelumnya. Satu persatu anggota kelompok tani Sinar Rezeki Bonto Ujung mulai mengikuti cara Dg Lewa. Ayo Pak Tani bersegeralah gunakan bibit besar dan jemur gantung demi memenuhi kontrak penjualan rumput laut yang belum tersebut.



Selamat Berjuang.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 68 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 75 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 101 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 118 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 125 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 148 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 164 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 108 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 127 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 158 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 161 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 255 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 239 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 243 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,642,073 Kali
Member JaSuDa 10,757 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin