
GORONTALO-- Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI, Syarif Cicip Sutarjo, berjanji akan mendatangkan investor rumput laut di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
"Potensi pengembangan rumput laut di daerah ini sangat besar, maka kami akan mencarikan investor yang mau serius mengembangkan komoditi unggulan ini," ujar Cicip, saat kunjungan kerja ke Gorontalo, Minggu (4/11/2012).
Kunjungan kerja sehari yang dilakukannya di daerah itu, tidak sekedar melihat potensi sumber daya pesisir laut di wilayah tersebut, namun Kementerian KP akan memaksimalkan potensi perikanan dan jalur perdagangan antar pulau dengan dioperasikannya Pelabuhan Perikanan Kwandang.
Gorontalo Utara dinilai layak menjadi tumpuan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat, ditunjang dengan sumber daya alam yang tersedia, dan memiliki panjang pesisir pantai lebih dari 200 kilo meter serta 52 pulau yang menyimpan kekayaan biota laut yang menjanjikan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).
"Kekayaan hayati yang bernilai ekonomis tinggi akan menjadi aset strategis daerah ini, jika pemerintah daerah fokus mengembangkannya," Ujar Cicip.
Kunjungan tersebut turut didampingi anggota DPD RI, Hana Hasana Fadel Muhammad, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, dan sejumlah pejabat dari Kementerian KP maupun pejabat provinsi dan kabupaten setempat.
Diakui Cicip, potensi kelautan dan perikanan di daerah itu belum terkelolah dengan baik, karena minimnya sarana dan prasarana infrastruktur penunjang yang dimiliki.
Olehnya seluruh permintaan bantuan pemerintah daerah yang telah berupaya memberdayakan para nelayan melalui penyaluran bantuan yang bersumber pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan APBN, akan direspon untuk memajukan potensi yang dimiliki.
"Pihak kementerian akan segera menurunkan tim ahli dan dirjen khusus, untuk melihat langsung potensi perikanan dan kelautan khususnya pengembangan perikanan tangkap dan rumput laut yang ada di daerah ini, yang akan menjadi rujukan dalam kebijakan penyaluran bantuan ditahun mendatang," Ungkap Cicip.