
Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur berencana membentuk koperasi bagi petani rumput laut di Kabupaten Nunukan.
Rencana ini sebagai upaya BI untuk memperkuat sistem kelembagaan petani rumput laut di wilayah itu, karena dengan adanya koperasi yang memiliki badan hukum akan lebih mudah berkomunikasi, kata Deputi Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Teguh Setiadi di Nunukan, Senin.
"Jadi harapan BI mengumpulkan petani rumput laut yang sudah tergabung dalam kelompok tani salah satunya adalak untuk membicarakan rencana pembentukan koperasi itu," ujarnya.
Melalui koperasi ini juga nantinya, tegas Teguh, diupayakan lebih memperluas area pemasaran rumput laut dari yang telah ada sekarang.
"Bukan sekadar dua perusahaan eksportir itu yang di Surabaya dan Jakarta," kata Teguh saat ditemui di Kantor Bupati Nunukan.
Kendala petani rumput laut saat ini yaitu kebutuhan modal usaha, Teguh menyatakan maka dengan adanya koperasi yang berbadan hukum ini juga lebih meyakinkan pihak perbankan untuk menggelontorkan bantuan modalnya.
Sebab, dipastikan pihak perbankan tidak akan ragu-ragu lagi memberikan pinjaman modal kepada petani rumput laut apabila ada lembaga yang menaunginya, katanya.
BI sebagai induk daripada seluruh perbankan di Indonesia, untuk sementara ini baru melibatkan Bankkaltim dan tidak tertutup kemungkinan perbankan lainnya akan berminat pula bermitra dengan petani rumput laut.
Sebab, kata dia, apabila petani rumput laut di Kabupaten Nunukan sudah dianggap kuat dengan kontrol melalui koperasi maka akan lebih mudah mendapatkan bantuan modal usaha.
"Bankaltim ini hanya pancingan bagi perbankan lainnya. Jadi tidak tertutup kemungkinan perbankan lainnya berminat memberikan bantuan modal usaha bagi petani rumput laut yang masih menjadi kendala dalam pengembangan usahanya," beber Teguh.
Teguh akui, pihak perbankan belum tertarik menggelontorkan bantuan modal usaha bagi petani rumput laut akibat masih khawatir pengembaliannya karena harganya masih belum stabil.
"BI siap fasilitasi petani rumput laut dengan pihak perbankan dalam hal bantuan modal usaha," katanya.
Untuk pengembangan koperasi ini nantinya, Teguh mengatakan melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Nunukan untuk membina koperasi yang akan dibentuk tersebut.
BI lebih perhatian dan fokus pada sektor rumput laut, lanjut dia, karena area pasarannya masih sangat luas dan potensi utamanya adalah besarnya produksi rumput laut di Kabupaten Nunukan.