
Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengembangkan usaha rumput laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah itu.
Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mamuju, Salihi Saleh, di Mamuju, Sabtu (23/10), mengatakan, pemerintah di Mamuju tahun ini sedang mengupayakan pengembangan industri rumput laut.
Pengembangan industri rumput laut di Mamuju tersebut dikembangkan dalam program pengembangan budi daya pascapanen serta industri rumah tangga rumput laut.
Menurut dia, dari program itu rumput laut bukan hanya dinikmati hasilnya setelah dibudidayakan atau setelah dipanen tetapi juga dapat dinikmati setelah pascapanen melalui industri rumput laut petani.
"Setelah dibudidayakan, hasil rumput laut sudah dinikmati tetapi akan lebih dinikmati lagi jika dikelola melalui industri rumput laut," katanya.
Ia mengatakan, industri rumput laut di Mamuju telah dikembangkan petani rumput laut di Sulbar selama dua tahun terakhir dengan memanfaatkan dana bantuan dari pemerintah pusat.
"Sejak dua tahun terakhir pemerintah pusat telah membantu daerah ini dengan memberikan bantuan bagi petani rumput laut sekitar Rp2 miliar tahun 2009 dan sekitar Rp1 miliar tahun 2010," katanya.
Menurut dia, dari bantuan anggaran tersebut diantaranya telah digunakan untuk proyek pengadaan mesin pengolah rumput laut menjadi tepung.
"Rumput laut ketika diolah menjadi tepung dapat dibuat kue setelah dibuat kue bisa dipasarkan dan diciptakan industri rumput laut di Mamuju," katanya.
Ia mengatakan, industri rumput laut di Mamuju yang telah berubah menjadi industri kue tradisional, telah dianggap berhasil oleh pemerintah, karena industri yang sebelumnya dikembangkan sekitar 20 KK petani rumput laut tersebut kini meningkat menjadi 40 KK.
"Pemerintah akan menyiapkan pasar untuk kue hasil industri rumput laut tersebut, agar dapat diminati masyarakat dan Mamuju menjadi ikon kue-kue tradisional di Sulbar," katanya.
Ia mengatakan, industri rumput laut dapat menopang ekonomi masyarakat dengan meningkatkan pendapatannya, karena produksi rumput laut di Mamuju menjanjikan sekitar 2.100 ton per tahun dengan luas areal mencapai 1.235 hektare