Untitled Document
Minggu , 03 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Titik Rantai Pertambahan Nilai yang Terkendala
Senin, 04 Oct 2010 - Sumber: Abi - Terbaca 5669 x - Baca: 01 May 2026
 
Dalam berbagai diskusi dan beberapa kebijakan pemerintah sudah seringkali terekam permasalahan dalam pengembangan bisnis rumput laut dan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Berikut Kami mencatatkan kembali beberapa Titik Rantai Pertambahan Nilai yang mengalami kendala/masalah.
1. Di tingkat Petani : Produksi belum dapat ditingkatkan secara kuantitas dan kualitas.
a. Kendalanya kemampuan sumberdaya manusia dalam mengelola teknis budidaya dan paska panen yang tidak memadai. Perilaku ambil untung sesaat tanpa pertimbangan jangka panjang (panen belum waktunya, mix kualitas, tidak memiliki gudang yang baik).
b. Sumber daya alam yang sulit direkayasa. Kondisi perairan pesisir tempat budidaya dipengaruhi kuat oleh lingkungan luas. (Kencang ombak, banjir air tawar, musiman, hama dan penyakit)
c. Lokasi sentra produksi berada pada remote area (pulau-pulau) yang berakibat pada biaya tinggi dalam hal transportasi dan resiko penurunan/kerusakan kualitas dan pengelolaan.
d. Petani tidak berada dalam posisi sebagai penentu harga, harga penimbangan lebih banyak ditentukan oleh pengepul tanpa adanya penjelasan yang fair dari pengepul atas harga yang diberlakukan. Terkecuali petani yang bebas dari ikatan pengepul (sebagian kecil petani) memiliki bargaining position yang lebih kuat.
2. Di tingkat Pengepul : Belum dapat melakukan tatacara pengumpulan dan penyimpanan barang yang baik.
a. Teknis pengumpulan barang dilakukan dengan menerapkan pinjaman uang/sarana budidaya kepada petani dimana petani harus menjual hasil panennya kepada pengepul/ponggawa dengan harga di bawah pasar yang kurang fair.
b. Teknis penerimaan barang tidak dilakukan secara lebih hati-hati, dan penerapan potongan yang cukup tinggi bagi petani.
c. Tanpa gudang yang baik menimbulkan resiko susut dan kerusakan kualitas yang cukup tinggi. Resiko ini dibebankan kepada petani dan pada harga jual barang.
d. Beberapa pengepul musiman muncul dalam situasi demand tinggi dengan melakukan memborong produksi dengan harga di atas harga pasar.
3. Di tingkat Agen Eksportir/eksportir :
a. Dalam proses collecting :
- Sebagian mempunyai rantai jaringan pembelian/agen sampai di tingkat kecamatan/ desa. Para agen eksportir ini mengelola dana dari pihak eksportir untuk pengumpulan rumput laut di bawah supervise pihak eksportir.
- Sebagian lagi mengandalkan hubungan kekerabatan/emosional tanpa adanya pengucuran modal yang dominan, transaksi pengiriman barang tidak secara periodik.
- Dalam beberapa kasus terjadi penyimpangan pengelolan modal oleh agen ke bisnis lain yang menyebabkan pengumpulan rumput laut terhambat.
- Dalam satu kawasan sentra produksi (kecamatan/kabupaten) antara agen tetap dan agen tidak tetap kadang tidak saling mengenal boz masing-masing. hal ini mengakibatkan persaingan dalam mendapatkan barang, berimbas pada kenaikan harga (Baku tindis harga) padahal mempunyai Bos yang sama.
- Beberapa kasus pendatang baru mempunyai deal pengadaan/supply rumput laut kepada eksportir, yang mana pendatang baru ini ternyata bekerja di wilayah eksportir bersangkutan. Maka terjadi lagi persaingan. Munculnya pendatang baru tanpa menjelaskan siapa diri mereka dan bos mereka diasumsikan oleh pelaku dilapangan sebagai adanya permintaan/demand yang baru.
- Persaingan antar eksportir dengan perilaku hit & run. Eksportir A mendatangi wilayah supply eksportir B dengan melakukan pembelian diatas harga pasar, sehingga harga terdongkrak naik. Selanjutnya eksportir A kembali focus bekerja di wilayahnya. Eksportir B dengan terpaksa mengikuti harga yang telah naik. Perilaku ini kadang menggunakan orang berdomisili setempat untuk menjamin kepercayaan petani.
- Melakukan pembelian barang asalan, karena mempunyai alternative buyer.
b. Dalam Proses Ekspor :
- Kualitas rumput laut diclaim sepihak oleh buyer/user, mengakibatkan ditundanya pembayaran oleh buyer dan kena penalty.
- Kasus jadwal keberangkatan cargo yang terlambat dari Port asal barang ke Port Hub mengakibatkan tidak terjadwal baik barang yang di ekspor.
- Pihak buyer/user merasa kurang percaya atas rekan eksportirnya sehingga menurunkan team ke negara eksportir untuk melakukan evaluasi dan memungkinkan membangun rantai supply baru, pembukaan wilayah baru, diasumsikan sebagai demand baru di tingkat lapangan.
4. Pihak Pemerintah :
- Belum tersedia secara lengkap data-data produksi rumput laut secara periodik.
- Pelayanan informasi dan teknologi belum menyebar merata.
- Research yang minim.
- Beberapa pengembangan proyek peningkatan kapasitas petani yang tidak tuntas.
- Kepastian iklim investasi belum memadai.
5. Pihak Processing/Pabrik
- Pabrik berada nun jauh disana dari sentra produsi rumput laut, yang mengakibatkan rantai tataniaga cukup melelahkan.
- Belum terbukanya akses informasi harga hasil pengolahan rumput laut (ATC, SRC. RC).
- Beban biaya investasi yang cukup tinggi.

Masih banyak pihak/kondisi yang berpengaruh terhadap pengembangan bisnis rumput laut yang mempunyai peran terjadinya supply dan demand dalam rantai pertambahan nilai.
Semua pihak pun sudah cukup memahami permasalahan tersebut dan mempunyai daftar solusi yang harus dijalankan untuk tetap berjayanya rumput laut.
Untuk membangun tercapainya harga rumput laut yang fair sebenarnya cukup sederhana, pihak yang berkepentingan (eksportir dan petani/kelompok/pengepul) duduk bersama membicarakan jalinan kemitraan yang saling menguntungkan dituangkan dalam nota kesepahaman, dengan kesepatakan harga yang masing-masing pihak bisa happy. Bisa juga dibantu/didampingi pihak penengah untuk terjaminnya masing-masing pihak dapat perperan sebagaimana mestinya.
Mengutip dari artikel pa Boedi : “
Lebih penting bagi pelaku usaha cottonii dan pemangku kepentingan untuk memberikan kontribusi dan nilai tambah sesuai dengan peran dan fungsinya agar menjadikan rantai nilai rumput laut lebih baik sehingga usaha cottonii di Indonesia bisa bersaing dengan negara lain dan komoditas usaha tani lainnya.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 53 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 65 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 92 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 114 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 137 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 96 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 248 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 230 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 236 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,786 Kali
Member JaSuDa 10,757 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin