
Janji pemerintah untuk tetap menstabilkan harga jual rumput laut ternyata tidak terbukti. Pasalnya, dalam beberapa minggu terakhir harga rumput laut anjlok.
Tidak hanya oleh pengusaha yang membeli dibawah harga standar, namun juga oleh Dinas Perikanan dan Kelautan, yakni dari harga Rp 18.000/kg turun menjadi Rp10.000.
Hasan, salah seorang petani rumput laut mengeluhkan anjloknya harga itu, bahkan hampir setengah harga. "Turunnya harga tinggi sekali pak," keluh petani rumput laut asal Desa Kesi Kecamatan Kempo ini, Sabtu (29/11).
Apalagi, kata Hasan, saat musim hujan pertumbuhan rumput laut berbeda jika dibandingkan dengan di musim kemarau. Ditambah lagi tanaman rumput laut mudah terserang penyakit.
Untuk itu, Hasan dan beberapa petani rumput lainnya berharap agar pemerintah tidak menurunkan harga. "Pemerintah kan sudah berjanji tidak mempermainkan harga jual rumput laut, "ujarnya.
Hal senada juga dikeluhkan oleh petani rumput laut asal Desa Nanga Tumpu, Abdullah. "Sudah harganya turun, ditambah lagi dengan terlambatnya pihak Dinas Perikanan dan Kelautan membayar petani," katanya.
Pembayaran, kata dia, kadang baru dilakukan antara dua hingga tiga minggu. Hal itu tentu saja dikeluhkan oleh para petani.