Untitled Document
Senin , 04 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
PRODUKSI RUMPUT LAUT NTB MENINGKAT 40 PERSEN
Senin, 24 Nov 2008 - Sumber: finance.roll.co.id - Terbaca 5579 x - Baca: 01 May 2026
 
Mataram - Produksi rumput laut di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami peningkatan sekitar 40 persen per tahun sehubungan dengan kian meningkatnya minat nelayan di daerah ini untuk menekuni usaha di sektor perikanan tersebut.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan NTB, H. Mohammad Alisahdan di Mataram, Jumat mengatakan, pada 2007 produksi rumput laut di daerah ini tercatat 75.000 ton rumput laut kering dan hingga akhir 2008 diharapkan bisa mencapai 105.000 ton.
"Kami optimis target produksi sebanyak 105.000 ton tahun 2008 ini bisa dicapai, karena minat nelayan di NTB untuk mengembangkan usaha tersebut cukup tinggi, terbukti di sebagian besar perairan pantai di daerah ini sudah digunakan untuk usaha budidaya rumput laut," ujarnya.

Pada 2009 produksi rumput laut ditargetkan sebanyak 120.000 ton, target ini bisa dicapai, karena baik dari segi permodalan, teknik budidaya maupun pemasaran tidak ada masalah.
Produksi rumput laut di NTB merupakan yang terbesar kedua di Indonesia, setelah setelah Sulawesi Selatan dan terbanyak untuk memenuhi permintaan pasar antarpulau, antara lain ke Pulau Jawa.
Untuk membantu usaha petani mengembangkan budidaya rumput laut tersebut tahun 2008 Pemprov NTB bersama pemerintah pusat mengalosikan dana cukup besar, yakni untuk subsidi benih sebanyak Rp. 1 miliar, Bantuan Sosial (Bansos) Rp. 2 miliar dan untuk tahun 2009 akan dialokasikan dua kali lipat.

Bantuan dana tersebut, menurut Alisahdan dikucurkan melalui pemerintah kabupaten/kota dalam bentuk subsidi, untuk bibit rumput laut diberikan subsidi Rp. 2.000 per kilogram.
Menurut dia, harga rumput laut sekarang ini relatif stabil, yakni Rp. 9.000 per kilogram rumput laut kering, sebelumnya sempat menyentuh angka Rp. 25.000 per kilogram, ini cukup menguntungkan petani.

"Karena itu tidak mengherankan kalau nelayan di NTB berlomba-lomba mengembangkan usaha budidaya rumput laut, karena selain harganya cukup tinggi juga tidak memerlukan perlakuan khusus dan jangka waktu budiaya tidak terlalu lama, yakni sekitar 40 hari," ujarnya.

Alisah dan mengatakan, ini merupakan salah satu cara untuk mempercepat peningkatan kesejehteraan masyarakat khususnya para nelayan yang sebagian besar kehidupannya kurang beruntung.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 53 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 65 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 92 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 116 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 138 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 97 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 248 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 231 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 236 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,820 Kali
Member JaSuDa 10,757 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin