
Yayasan SEAPlant.net dengan fasilitasi dari PNM dan PT Indominco Mandiri, memberikan pelatihan Budidaya Rumput Laut, Manajemen dan Dinamika Kelompok untuk 3 kelompok Petani Rumput Laut yang ada di pulau Tihi-tihi. Antusiasme para petani terhadap pelatihan ini sangat tinggi, selama 5 hari mereka tekun berlatih untuk memperkuat kelompoknya dan berbagi informasi tentang teknik budidaya dan penangan pasca panen.
Jika selama ini kelompok hanya dilihat sebagai syarat untuk mendapatkan dukungan dari pihak luar, sekarang mereka bersepakat untuk menggunakan kelompok sebagai alat pemersatu baik dalam penggalangan dana maupun untuk usaha meningkatkan produksi rumput laut dari Pulau Tihi-tihi.
Selama pelatihan setiap kelompok meninjau kembali keberadaan dan manfaat kerja dalam kelompok. Visi dan misi kelompok sudah ditetapkan bahkan rencana kerja kelompok pun sudah disepakati bersama oleh setiap petani rumput laut Tihi-tihi. Ada beberapa cita-cita petani rumput laut Tihi-tihi yang hendak dicapai, diantaranya adalah peningkatan produksi rumput laut, pengelolaan kebun bibit rumput dan memperkuat permodalan kelompok melalui simpanan anggota.
Selain hal itu ada keinginan yang kuat menciptakan merek (brand) rumput laut Tihi-tihi yang terkenal dengan mutu yang tinggi dan melakukan penjualan langsung dengan eksportir atau pabrik pengolahan sehingga petani mendapatkan insentif harga atau nilai tambah dari mutu rumput laut yang tinggi.
Berdasarkan contoh rumput laut kering dari hasil praktik lapangan yang diuji kadar airnya oleh SEAPlant.net di Makassar telah terbukti bahwa kadar air rata – rata rumput laut kering yang dihasilkan petani Tihi-tihi adalah 33.27%. Jika produksi petani Tihi-tihi bisa mencapai skala ekonomi minimal 20 ton rumput laut kering per bulan dan manajemen kelompok dikelola dengan baik, maka suatu saat cita – cita petani rumput laut Tihi-tihi pasti akan dapat diwujudkan sehingga usaha petani rumput laut Tihi-tihi bisa berkelanjutan.