
INDONESIA mendapat kepercayaan dari dunia rumput laut internasional dengan menjadi tuan rumah Indonesia Seaweed Forum (ISF), 27-30 oktober 2008. Event yang akan diikuti pelaku rumput laut dari 19 negara itu mengambil tema “Rumput Laut : Untuk peningkatan Taraf Hidup dan Indonesia Menuju Industri Rumput Laut (Agar-Agar Dan Karaginan) Terdepan di Dunia pada tahun 2010”.
ISF merupakan forum internasional terkrmuka yang akan mempertemukan para pelaku rumput laut dunia. Acara yang diadakan di Clarion Hotel & Convention itu merupakan kali pertama diselenggarakan di Indonesia, khususnya Makassar.
Kemarin, panitia pelaksana beraudiensi dengan pemprov Sulsel di kantor gubernur. Dtaf khusus Menteri Negara Koperasi dan UKM Dra. Ermalena Mhs, mengatakan forum nanti sangat strategi karena diikuti lima pelaku industri rumput laut terbesar di dunia; Spanyol, Chile, Maroko, China, dan Korea. Kehadiran para “raksasa” rumput laut itu menjadi kesempatan berharga buat pemerintah untuk mendorong pengembangan investasi rumput laut di dalam negeri.
Ermalena mengatakan dengan hadirnya pabrikan luar, pemerintah Indonesia tidak hanya menjadi pengekspor bahan baku, melainkan mengupayakan masuknya investasi asing di tanah air. Biar lapangan kerja di Indonesia semakin terbuka dengan beroperasinya industri baru di bidang rumput laut.
Pemerintah pusat dan pemprov harus bisa membuka kran kerjasama. Diharapkan pula lewat pamweran nanti, pengunjung bukan cuma dari para peserta yang terdaftar melainkan dari masyarakat umum. Banyak informasi penting yang bisa diperoleh dengan menghadiri langsung pameran tersebut.
Kongres petani kali ini sangat berarti karena yang pertama kali diadakan di Indonesia. Tidak kurang dari 400 petani rumput laut bakal hadir dengan harapan komitmen yang menjadi resume pertemuan menempatkan komitmen peningkatan kualitas dan kuantitas rumput laut di Indonesia.
Pada forum ini akan ditemukan pengembangan teknologi dan riset terbaru untuk produk rumput laut. Riset ilmiah dipandang penting untuk pengembangan budidaya dan industri rumput laut di dunia. Indonesia memiliki sejarah dari budidaya laut dan memiliki banyak area budidaya yang potensial sebagai suatu komoditi utama untuk Indonesia dimana rumput laut merupakan potensi produksi terbesar ( Eucheuma dan Gracilaria ) di dunia.
Asosiasi Rumput Laut Internasional (ISA) adalah organisasi rumput laut internasional yang selalu mengadakan pertemuan berkala untuk membahas suatu masalah internasional rumput laut yang diadakan setiap tiga tahun sekali dengan penyelenggara dari seluruh negara di dunia dan dengan penyelenggaraan Indonesia Seaweed Forum ini diharapkan Indonesia mampu menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Simposium International XXI setelah penyelenggaraan di Ensenada Meksiko pada Juni 2010.
Forum ini merupakan forum untuk ilmuwan, industriawan dan institusi serta para pelaku rumput laut di seluruh penjuru dunia; sehingga dari forum ini dikembangkan sinergi baru dan informasi yang ilmiah terbaru. Kita berharap tidak akan kehilangan kesempatan untuk menghadiri acara Indonesia Seaweed Forum pada tanggal 27-30 Oktober 2008.
MENGAPA ISF
Indonesia menuju penghasil bahan baku rumput laut terbesar didunis untuk industri karaginan dan agar-agar dan berpotensi mempunyai industri terkemuka penghasil agar-agar dan karagian di dunia pada tahun 2010.
Tempat bagi para produsen hidrokoloid, pengekspor, pembeli dan +700 petani rumput laut Indonesia berkumpul bersama dalam membangun kemitraan usaha untuk kesinambungan industri rumput laut.
Pembicara dari Brunei, Kanada, Chile, Cina, Uni Eropa, Jepang, Korea, Malaysia, Maroko, Filipina dan Amerika Serikat, serta pembicara dari para pengusaha rumput laut Indonesia, lembaga keuangan, para penelitii rumput laut, dan pembuat kebijakan.
Didukung sepenuhnya oleh pemerintah, instansi terkait dan asosiasi.
Tempat pelaksanaan acara adalah Makassar, Sulawesi Selatan yang merupakan penghasil “E” Cotton “I” , “spinosum” dan Gracilaria spp. Sulawesi Selatan terkenal dengan taman kupu-kupu dan air terjunnya di Bantimurung, obyek wisata Tana Toraja yang sangat dikenal dengan “Upacara Adat Kematian”dan kopi Toraja yang terkenal di dunai. Kepulauan Sulawesi biasa disebut pulau Celebes yang terkenal dengan taman laut nasionalnya seperti yang terdapat di pulau Kapoposang dan Taka Bonerate (Sulawesi Selatan), Bunaken (Sulawesi Utara), Togean & Banggai (Sulawesi Tengah), Wakatobi (Sulawesi Tenggara) dan perahu layar Sandeq yang dilombakan setiap tahun pada acara Sandeq Race di Mandar ( Sulawesi Barat).
Pelaksana Acara :
Indonesian Seaweed SocietyIndonesia Seaweed Farmer & Stakeholders Association, Indonesia Seaweed Association, Indonesian Phycology Association