
Gara-gara tak mengenakan pengaman saat memanen rumput laut, ratusan petani rumput laut di sepanjang pesisir pantai selatan Bantaeng, mengalami penyakit gatal-gatal di sekujur tubuh.
Penyakit gatal-gatal ini sudah tergolong parah karena menyerang anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, bukan hanya di bagian-bagian terlindung tapi juga menjalar ke bagian muka.
Gatal-gatal itu membekas di wajah dan bagian lain mirip benjolan-benjolan.
Seperti yang dilansir JPNN, Kepala Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Subhan, mengungkap, kondisi seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun sejak masyarakat menanam rumput laut.
"Banyak warga yang mengeluh ke saya soal gatal-gatal itu. Tapi saya tidak dapat berbuat apa-apa. Di kelurahan saya terdapat ratusan orang yang mengalami gatal-gatal pada tingkatan yang sudah parah mulai anak-anak hingga orang tua," kata Subhan.
Subhan menambahkan, penyakit tersebut susah sembuh. Obat seperti salep dan lainnya tidak mujarab. Namun yang membuat Subhan kecewa karena Dinas Kesehatan setempat tidak pernah turun tangan menangani masalah tersebut kendati sudah beberapa kali disampaikan.
"Kami sudah bosan ke Dinas Kesehatan. Terpaksa, warga yang menderita gatal-gatal hanya pasrah," kata Subhan. Hal yang sama juga diungkap Kepala Kelurahan Tappanjeng, Bantaeng, Achmadi.