
Cerita ini berawal dari rumah petani rumput laut di Takalar Lama, Kab. Takalar. Aswad Dg Rangka ditemani kemenakannya asyik menghabiskan waktunya dengan ritual yang berbeda dengan kebanyakan petani lainnya.
Di rumahnya terdapat seperangkat komputer yang bernama Terminal JaSuDa yang terkoneksi dengan Internet. Dalam seminggu, Pak Aswad Rangka selalu menyediakan waktunya untuk duduk beberapa jam dan memelototi layar komputer tersebut.
Aswad Dg Rangka mulai menjamah komputer setelah program Kerjasama Petani dari IFC masuk ke wilayahnya. Sebelumnya, komputer hanya dikenal sebagai barang canggih dan hebat. Awalnya pun, dia enggan dan takut untuk mencobanya, ”nanti rusak” katanya. Berkat keseriusan selama pelatihan komputer dan rasa ingin tahunya yang besar tentang komputer tersebut, telah memampukan Aswad dg Rangka menggunakan teknologi informasi tersebut.
Ada banyak pertanyaan dalam benaknya, apakah alat ini bisa membantunya untuk mengatasi permasalahan budidaya rumput laut? Apakah alat ini bisa membantunya untuk memperbaiki mutu rumput lautnya? Dan apakah alat ini bisa meningkatkan pendapatannya?
Satu persatu dari jawaban pertanyaannya akhirnya terjawab lewat kotak cerdas yang dikenal sebagai Terminal Jasuda. Permasalahan budidaya yang paling sering dikeluhkan olehnya adalah mengatasi ice-ice dan efifit dia temukan jawabannya di berita website jasuda.net dengan judul Penanganan Ice-Ice dan Efifit. Perbaikan mutu rumput lautnya pun dia temukan caranya di website jasuda dari berita cerita sukses Paletteri Dg Lewa setelah melakukan jemur gantung.
Pertanyaan ketiganya pun terjawab dengan hadirnya Informasi Harga Rumput laut dan Komunitas Pelaku Usaha Rumput Laut di website jasuda.net. Kini Aswad Dg Rangka berani bernegosiasi harga dengan pembeli untuk meningkatkan nilai tawar rumput lautnya. Selain itu, saudara perempuannya, Sakinah Dg Ngai telah berhasil membuat home industri makanan dari hasil olahan rumput laut.
Berkat terminal jasuda dan internet, kini Aswad Dg Rangka mengetahui alternatif penyelesaian apabila terjadi masalah pada budidaya rumput lautnya, telah melakukan penanganan pasca panen yang baik, dan pendapatannya pun meningkat karena rumput lautnya di tawar dengan harga yang lebih baik.