
Selong, Salah satu komoditas budidaya laut yang berpotensi besar untuk dikembangkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah budidaya rumput laut. Karena selain menguntungkan dari aspek pemasaran, rumput laut juga salah satu komoditas ekspor yang menjanjikan, dan Kabupaten Lombok Timur merupakan sentra pengembangan rumput laut di Provinsi NTB.
Lombok Timur merupakan salah satu sentra budidaya rumput terbesar di NTB, khususnya budidaya rumput laut. Dari data yang diperoleh 9.669 rakit yang ada dan tersebar di Desa Pemongkong dan Sukaraja, diproyeksikan produksi rumput laut sebanyak 7.735 ton permusim tanam. Dengan 6 kali tanam pertahunnya, diprediksi jumlah produksi rumput laut di Lombok Timur dalam setahun mencapai 46.411,2 ton.
Hal itu diungkapkan Bupati Lombok Timur yang diwakili Sekertaris daerah kab. Lombok Timur, Nirwan dalam sambutan tertulisnya pada para nelayan rumput laut di dusun Serewe desa Pemongkong, kecamatan Jerowaru yang juga dihadiri Gubernur NTB, Dirjen Perikanan Budidaya dan rombongannya.
Masyarakat nelayan Lombok Timur telah mengembangkan budidaya rumput laut sebagai pekerjaanya selain menangkap ikan. Akan tetapi kendala modal, pemasaran dan diversifikasi produk rumput laut menjadi produk baru yang bernilai tinggi masih belum mampu dilakukan nelayan. Akibatnya pendapatan nelayan rumput laut menjadi terbatas. Bupati Lomok Timur berharap agar panen perdana ini dapat dijadikan momentum bagi pengembangan budidaya rumput laut dan pengembangan budidaya perikanan laut lainnya dimasa yang akan datang.
Sementara Gubernur NTB H.L. Serinata dalam sambutannya menyatakan, “bahwa salah satu komoditas budidaya laut yang diandalkan dan berpotensi besar dikembangkan di provinsi NTB adalah budidaya rumput laut, gubernur NTB juga menambahkan, selain potensinya besar, usaha ini lebih menguntungkan, mengingat proses budidayanya hanya butuh 45 hari, serta lebih menguntungkan dari aspek pemasaran, rumput laut juga salah satu komoditi ekspor yang cukup menjanjikan, “katanya.
Tahun 2007 budidaya rumput laut sebesar 72.509 ton, sedangkan pada tahun 2008 ini ditargetkan mencapai 105.138 ton atau naik sekitar 45 persen. Dari potensi yang ada target ini optimis dapai dicapai. Hal ini sesuai target produksi yang ditetapkan dalam program revitalisasi perikanan budidaya Provinsi NTB khususnya komoditas rumput laut.
Sedangkan Dirjen Perikanan Budidaya yang diwakili Dirjen Kesehatan Lingkungan dan Budidaya Laut Departemen Perikanan dan Kelautan, Syamsuddin menyatakan, “bahwa hampir setiap tahun departemennya memberikan bantuan kepada pemerintah NTB serta Kabupaten dan Kota. Syamsuddin juga berjanji untuk memberikan bantuan pada tahun mendatang.
Acara tersebut juga diwarnai penyerahan bantuan secara simbolis kepada dinas perikanan dan kelautan, serta bantuan kepada sejumlah nelayan sekabupaten dan kota se NTB.