
AMBON – Konsultan Pembangunan Ekonomi Provinsi Maluku bekerjasama dengan Pemerintah daerah Maluku akan mengembangkan budidaya rumput laut jenis
Eucheuma cottonii. Senior Manager Konsultan, Elsye Syauta mengatakan pengembangan rumput laut ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam kurun waktu sangat singkat sehingga angka kemiskinan dan pengengguran dapat ditekan. Saat ini 400 kelompok usaha rumput laut sedang diberikan pelatihan untuk budidaya rumput laut dari kabupaten kota di Maluku. Dari 400 kelompok tersebut terdiri dari 2000 tenaga usaha dan 8000 tenaga karyawan. Budidaya rumput laut jenis ini dalam sekali panen bisa menghasilkan 30 ton rumput laut kering dengan pendapatan bersih mencapai 80 hingga 150 juta rupiah sekali panen dalam kurun waktu 45 hari. Sementara setiap kelompaok mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan dua kelompok usaha lainnya. Dengan sistem ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat lebih banyak lagi.
Dalam pengembangan budidaya rumput laut ini setiap kelompok yang terdiri dari 5 orang dan tenaga kerja sebanyak 20 orang akan diberikan modal awal 6 juta rupiah. Sementara segala kebutuhan seperti peralatan hingga pemasaran akan ditangani langsung oleh pihak Konsultan. Budidaya rumput laut ini dalam kurun waktu satu tahun dengan jumlah 400 kelompok dapat menghasilkan pendapatan bersih minimal 720 milyar Rupiah.