JAYAPURA, 18 February, 2008 (Asia Pulse) – Para Investor Jepang tertarik rumput laut dari wilayah Yapen Waropen provinsi Papua, dan akan mengimpor komoditi tersebut ke negaranya dimasa mendatang.
Kepala Daerah Yapen Waropen, Daud Soleman Betawi mengatakannya disini pada hari Senin, bahwa dia dan pejabat pemda lainnya telah membahas keinginan Jepang untuk mengimpor komoditi tersebut dan akan segera mengirimkan hasilnya ke Jepang.
"Bagaimanapun, pemda masih perlu banyak gudang penyimpanan rumput laut," kata kepala daerah tersebut.
Dia menyatakan harapannya bahwa jika mengekspor rumput laut ke Jepang dapat terlaksana maka hasil ekspor dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Disamping Jepang, para investor dari mancanegara lain termasuk Cina dan Korea juga tertarik dengan rumput laut dari Yapen Waropen, katanya dan ditambahkan bahwa wakil-wakil beberapa negara tersebut telah mengadakan peninjauan langsung ke pusat penanaman rumput laut di wilayah tersebut.
Dia menekankan bahwa pemda Yapen Waropen sejak tahun lalu menggalakkan program pengusahaan rumput laut yang kini telah berkembang dengan baik.
Menurut Kepala Daerah tersebut, jumlah kelompok pengusahaan rumput laut telah mencapai sekitar 1.000 kelompok.
Semangat yang tinggi dari masyarakat setempat untuk membudi-dayakan rumput laut disebabkan antara lain karena perhatian yang begitubesar dari pemerintah pusat yang telah memberikan dana kepada 70 kelompok di wilayah tersebut untuk program pengembangan di tahun 2006, kata Daud Soleman.
Dia selanjutnya menambahkan pemerintahan daerah Yapen Waropen juga memberikan kepada para penanam dengan bibit rumput laut dan menolong memasarkan hasil usahanya baik di dalam maupun ke luar negeri.
"Kami bergharap bahwa rumput laut yang telah dibutuhkan para invetor asing dapat diproses menjadi produk yang bermutu tinggi sehingga ekspornya dapat direalisasikan dengan segera," kata kepala wilayah Yapen Waropen.