
Budidaya rumput laut di tambak merupakan salah satu cara pemanfaatan lahan tambak untuk memenuhi permintaan rumput laut yang semakin meningkat, khususnya untuk jenis
Gracilaria sp.. Budidaya rumput laut di tambak memiliki banyak keuntungan, antara lain ; tanaman rumput laut terlindung dari pengaruh lingkungan yang kurang menguntungkan seperti ombak, arus laut yang kuat, binatang dan tanaman predator, serta memungkinkan lahan untuk dipupuk, termasuk kemudahan dalam mengontrol kualitas air khususnya salinitas.
Selain hal tersebut di atas, secara ekonomis budidaya rumput laut di tambak lebih dapat meningkatkan pendapatan (
income) dan memberikan nilai tambah (
value added) bagi masyarakat di pesisisr pantai karena masyarakat di ransang untuk memanfaatkan lahan produktif untuk kesejahteraan keluarga melalui kegiatan budidaya rumput laut.
Rumput laut untuk bahan membuat agar
Gracilaria sp. adalah rumput laut yang termasuk pada kelas alga merah (
Rhodophyta).
- Sistem Distribusi Air
Sistem distribusi air di tambak sangat diperlukan untuk memelihara dan mempertahankan kualitas air, khususnya melalui penggantian air yang teratur dan berulang-ulang.
- Kontruksi Tambak
Kontruksi tambak rumput laut terdiri dari pematang, pintu pemasukan, pintu pengeluaran dan saluran air.
- Persiapan Penanaman
Bila lahan dan kontruksi tambak rumput laut telah selesai disiapkan, selanjutnya dilakukan pengolahan tanah dan penyediaan bibit rumput laut Gracilaria sp..
- Cara Tanam
- Tambak yang keadaan dan kualitas airnya sudah memenuhi syarat dibersihkan dari kotoran.
- Tambak dikuras dengan mengeluarkan dan memasukan air laut pada saat pasang-surut sehingga air yang ada dalam tambak merupakan air segar (baru).
- Penanaman bibit rumput laut menggunakan broadcast method, dimana bibit tanaman ditebar di seluruh bagian tambak. Bibit yang ditebar adalah bagian thallus yang masih muda, diperoleh dengan jalan membuang bagian pangkalnya. Sedangkan bagian ujungnya di tebar ke dalam tambak.
- Padat penebaran untuk 1 hektar berkisar antara 2 – 3 ton bibit.
- Penebaran harus dilakukan dalam keadaan teduh (bukan mendung), sekitar pagi atau sore hari menjelang malam (sekitar pukul 06.00 pagi atau 17.00 – 18.00 sore).
- Pada musim kemarau suhu air di dasar tambak diusahakan supaya tidak terlalu tinggi dan apabila suhu air di atas normal maka kedalaman air di dalam tambak perlu ditambah, sehingga suhu di dasar tambak dapat dipertahankan pada kondisi normal.