Untitled Document
Senin , 04 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Maju Bersama LKPR Desa Bahari
Rabu, 20 Feb 2008 - Sumber: Dedi L. Kurniadi (REDC Sultra) - Terbaca 5637 x - Baca: 27 Apr 2026
 
Desa Bahari merupakan bagian administratif Kabupanen Muna Propinsi Sulawesi Tenggara. Berpenduduk sebanyak 2459 jiwa (SE, 2006). Sebelum tahun 1997 sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagi nelayan tangkap, pancing. (Ikan luri, kepiting, cumi,dll).



Pada awal tahun 1997 beberapa nelayan (Pa Rahim, Nurhan, Anton, Samsul, Matta, Panggala) mencoba mengembangkan rumput laut jenis E. cottonii dari pengalaman petani rumput laut pulau Bontubontu. Dari pengembangan budidaya tersebut kemudian banyak disebarkan kepada nelayan lainnya. Petani menyebutnya agar-agar atau Garangga. Dalam waktu singkat perkembangan budidaya cukup baik dan mulai tumbuh pengumpul lokal yang menampung hasil budidaya, pengumpul tersebut membawanya ke agent besar di baubau. Perkembangan harga rumput laut saat itu (tahun 1997) cukup rendah sekitar Rp. 2000- 2500/kg. Harga jual yang belum memadai dan kegagalan karena penyakit ice-ice menyebabkan beberapa petani tidak mampu bertahan dan beralih profesi.



Selanjutnya dalam tahap pengembangan budidaya rumput laut kami petani mendapat perhatian dari koperasi LEPP Nelayan Wuna Mandiri (Raha) dalam memenuhi kebutuhan modal usaha, sehingga petani dapat meningkatkan produksinya. Petani mendapat pinjaman berupa sarana produksi (tali) yang dicicil selama 10 bulan.



Kendala – kendala awal petani adalah bahwa petani masih bekerja secara sendiri-sendiri (individual), pengetahuan dan pengalaman belum memadai, belum jelasnya harga dan pemasaran hasil panen dan adanya penyakit yang belum dapat diatasi dengan tepat.
Pada awal tahun 2006 petani-petani desa Bahari dibimbing oleh Yayasan Polesterang yang bekerja sama dengan IFC-PENSA dimana kami dibimbing untuk bekerja dalam kelompok kelompok tani. Selanjutnya kami diberikan pelatihan mengenai Konsep Dasar Kelompok Tani dan Manajemen Budidaya Rumput Laut. Sehingga terbentuk 4 kelompok Tani Rumput Laut.



Melalui Polesterang & IFC-PENSA dilakukan pengenalan/promosi perkembangan petani rumput laut khususnya petani di Desa Bahari kepada Dinas- Dinas di Lingkup Kabupaten Muna dan pihak donor lainnya.



Pada penghujung tahun 2006 DAP (Direct Aid Program) Kedubes Australia di Jakarta menberikan hibah pembangunan Gudang rumput laut yang cukup layak. Gudang ini sangat membantu petani karena selama ini petani mengalami kesulitan dalam penyimpanan hasil panen. Petani biasanya menyimpan hasil panen di kolong rumah atau di kamar rumah bersama dengan penghuni rumah.
Dinamika kelompok mengalami pasang surut, dimana secara alamiah terseleksi petani-petani dalam kelompok yang benar-benar mau maju bersama. Terjadi gesekan antar anggota dalam kelompok dan antar kelompok dengan pengumpul lokal, namun semua kendala ini dapat diminimalisasi dengan rasa kebersamaan.
Perkembangan dinamika kelompok tani juga mendapat perhatian dari Dirjen pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Nasional memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan usaha budidaya rumput laut. Kami bersyukur petani anggota kelompok tani Sejahtera2, Cahaya Ishak, Pantai Bahari dan Bahari Jaya (40 orang) dapat mengikuti pelatihan tersebut. Selain mendapat pelatihan kelompok Tani juga mendapat bantuan Penguatan Modal sebesar Rp. 16.000.000,- (Enam Belas juta Rupiah).



Untuk pengelolaan dan pengembangan penguatan modal tersebut maka kami kelompok tani bersepakat membentuk Lembaga Keuangan Pembudidaya Rumput Laut (LKPR) dimana pengurusnya merupakan perwakilan dari tiap kelompok yang ada dan anggotanya merupakan anggota kelompok yang sudah ada. LKPR ini dibentuk untuk menciptakan ekonomi yang berbasis kerakyatan yang dikelola oleh kelompok-kelompok tani rumput laut untuk semua petani rumput laut di desa Bahari. LKPR secara resmi terbentuk pada tanggal 14 Mei 2007, dengan kepengurusan inti :



Sebagai Ketua: Nirwan (Ketua Kelompok Pantai Bahari)



Sekretaris : Pilar (Ketua Kelompok Bahari Jaya)



Bendahara : Kores (Ketua Kelompok Cahaya Ishak)



Juru Tagih : Sawi (Anggota Kelompok Bahari Jaya)



Harlis (Sekretaris Kelompok Sejahtera 2)



M. Gaffar (Anggota Kelompok Bahari Jaya)



Perkembangan modal awal sebesar Rp. 16.000.000,- (enam belas juta rupiah) dari program Life Skill dan simpanan anggota, kami gulirkan dengan prosedur yang mudah dan transparan kepada 40 anggota (jaminan tanggung renteng kelompoknya, jasa 1,5% perbulan, administrasi 2%) pengembalian utang bisa dengan hasil panen.



Dengan kerja keras dan pembuktian maka cukup banyak minat petani untuk menjadi anggota, sehingga sampai kini anggota LKPR telah berjumlah 80 orang dengan jumlah dana yang digulirkan sebesar Rp. 21.000.000,- (duapuluh satu juta rupiah). Dengan keberadaan LKPR ini maka cukup membantu petani dalam hal kebutuhan modal usaha untuk memperbaiki tali atau membeli bibit.
Prestasi ini memang belum besar, namun kami yakin dengan kebersamaan untuk menciptakan ekonomi kerakyatan cita-cita kami bisa dicapai yaitu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani rumput laut, apalagi kami dibimbing oleh Polesterang dan IFC-PENSA.



Dengan program Market linkage dari IFC-PENSA kami diperkenalkan dengan eksportir untuk penjajagan jalinan kerjasama. Sehingga dalam hal pemasaran hasil budidaya rumput laut menjadi lebih mudah dan transparan. Awalnya para petani kurang tahu perkembangan harga rumput laut, tapi sekarang kami mudah untuk mengakses harga di Baubau melalui SMS ke Staf KSU Mitra Alam ataupun Staf Polesterang atau REDC.
Disamping keberhasilan selalu ada kekurangan, maka masih ada kendala yang harus kami hadapi yaitu dalam hal mempersatukan Pengumpul Lokal di Desa Bahari agar secara bersama-sama maju tanpa saling menjatuhkan atau menaikkan harga rumput laut. Kendala lainnya adalah masih ada anggota kelompok kami yang mempunyai beban utang kepada pengumpul lokal, sehingga hasil panen mereka belum dapat dikumpul di LKPR. Hal ini mempengaruhi produksi LKPR.



Memang masih perlu waktu untuk belajar dan menambah ilmu untuk dapat memperbaiki tatanan ke arah yang lebih baik, Prestasi kami belum dapat dikatakan sukses namun setidaknya kami telah berani mengambil langkah untuk MAJU BERSAMA LKPR DESA BAHARI




 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 57 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 66 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 93 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 117 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 138 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 97 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 248 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 231 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 236 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,887 Kali
Member JaSuDa 10,757 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin