Untitled Document
Senin , 04 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Harga Rumput Laut Meroket Berpotensi “Bunuh Petani”
Selasa, 22 Jan 2008 - Sumber: Dina Saragih - Terbaca 6006 x - Baca: 03 May 2026
 
Harga rumput laut meroket, saat ini harga ditingkat petani (kekeringan 35% dan kadar kekotoran 2 – 3 % di Bulukumba) mencapai Rp 6200/kg. Harga ini sudah meningkat 65% dari harga dibulan yang sama pada tahun lalu. Anehnya kebanyakan petani masih mengharapkan kenaikan yang lebih tinggi.



Petani yang ingin cepat kaya dalam waktu singkat tidak lagi memperdulikan mutu karena rumput laut yang kotor, muda dan basah pun masih dibeli oleh sebagian pembeli yang juga tidak peduli mutu dan mencari untung sesaat. Kondisi ini terus mengangkat harga dan menurunkan mutu rumput laut di tingkat petani.



Pihak industri pengolah rumput laut dan exporter saat ini mengalami banyak kesulitan. Tiga prosessor dari Makassar, Surabaya dan Jakarta mengaku bahwa saat ini mereka tidak mampu memenuhi order yang sudah mereka terima karena tingginya harga, rendahnya mutu dan kurangnya ketersediaan rumput laut. Salah satu industri pengolah yang berbasis di Denmark menyatakan ”Tidak ada seorangpun di pihak industri yang mampu memperbaiki kondisi pasokan. Jika harga cottoni terus merangkak naik maka sangat berbahaya karena sebagian besar pasar akan beralih dari kappa karaginan yang dihasilkan oleh cottonii ke bahan pembentuk gel (agar) dan pengental lainnya yang lebih murah atau industri berhenti memproduksi produk-produk gel karena biaya produksi yang tinggi.”



Menurut Shemberg, salah satu pembeli yang berbasis di Cebu (Philipina), mutu rumput laut Indonesia saat ini memburuk ditandai dengan kekuatan gel (gel strength) rendah yang menurun sebanyak 20% dan warna lebih gelap. Penurunan gel strength ini ditengarai oleh kurangnya umur panen. Benarlah apa yang dikatakan oleh seorang pembeli senior dari FMC, ketika industri kesulitan mencari bahan baku karena pasokan rumput laut berkurang, harga rumput laut merangkak naik dengan mutu yang lebih rendah rendah.



Shemberg saat ini membeli SRC (semi refine carrageenan) untuk pakan hewan (Pet Food Grade) seharga $ 4,85/kg FOB. Secara sederhana, perhitungan biaya produksi SRC Pet Food Grade per Kg adalah sebagai berikut ini.



Tabel Perhitungan Biaya Produksi SRC Pet Food Grade per Kg





































align="center">Bahan Baku align="center">Jumlah align="center">Satuan align="center">Harga (Rp)

Rumput laut kering

3

kg

21.000

Alkohol

0,2

lt

5.000

NaOH

0,2

kg

2.500

Biaya lain-lain

-

-

20.000

Jumlah

48.500




Dari perhitungan diatas jelaslah bahwa industri pengolah rumput laut saat ini berada dalam kondisi yang sangat sulit. Beberapa pabrik di Surabaya bahkan sudah menutup proses produksi SRC dan karaginan beralih menjadi eksportir rumput laut kering. Kondisi ini mengakibatkan industri rumput laut di negeri kita sebagai penghasil cottonii nomor satu di dunia sejak 2005, mengalami kemunduran.



Semua pihak mengetahui bahwa Indonesia kehilangan kesempatan meraih US$ 192 juta (Rp 1,8 Triliun) dari penambahan nilai penjualan cottonii yang diproses. Pada akhir 2006 Indonesia mengekspor 96,000 ton rumput laut kering dan hasil olahannya dengan total penerimaan US$ 62,6 Juta (Rp 58,8 Milyar). Sementara itu tetangga kita Philipina yang “hanya” mengekspor 30.000 ton, mampu memperoleh penerimaan sebesar US$ 71,7 Juta. (Rp 67,4 Milyar). Mengapa perbedaannya sangat besar? Karena Philipina terus mengurangi export rumput laut kering dan lebih banyak mengekspor produk olahan rumput laut.



Melihat kondisi diatas sudah saatnya Indonesia sebagai penghasil terbesar cottoni dunia menyadari keunggulannya. Tidak ada tempat lain di dunia ini yang mampu mengungguli keuntungan komparatif Indonesia. Saran kami kepada para petani yang kami hormati, mari kita jaga mutu, jangan biarkan industri dalam negeri kita mati. Jika industri pengolah rumput laut di negeri kita hidup, maka petani juga akan hidup. Jangan tergoda dengan keuntungan sesaat dan godaan pembeli yang mencari untung dengan mengorbankan mutu. Rumput laut yang basah, kotor dan tidak cukup umur sangat cepat membunuh industri yang pada gilirannya juga pasti membunuh petani. Bukankah sangat indah jika anak cucu kita bisa hidup makmur dengan usaha yang kita geluti sekarang. Oleh karena itu usahakanlah rumput laut untuk jangka yang panjaaaaaaaaaaaaaang.

 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 57 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 66 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 93 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 117 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 138 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 97 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 248 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 231 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 236 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,889 Kali
Member JaSuDa 10,757 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin