
JaSuDa, Wageningen University and Research dan Universitas Hasanuddin melakukan riset lapangan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii (Cottonii)
Tujuan riset untuk mengetahui berat bibit rumput laut terhadap produktivitas rumput laut. Dalam penelitian ini, kami melibatkan para petani di pesisir untuk melakukan budidaya sesuai prosedur dan sistem yang menjadi tujuan riset ini.
Dari riset ini, memberikan wawasan berharga tentang kompleksitas budidaya rumput laut. Meskipun satu percobaan mungkin tidak memberikan semua jawaban, tetapi memicu diskusi mengenai pentingnya lokasi budidaya, kondisi musim, berat bibit yang digunakan hingga serangan penyakit.
Perjalanan kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana ilmu pengetahuan berkembang, bukan hanya dengan menemukan jawaban, tetapi juga dengan mengungkap pertanyaan baru.
Bersama-sama, kita mengidentifikasi topik untuk penyelidikan lebih lanjut dan memahami bagaimana teknik budidaya yang berbeda (Longline, Tubenets, dan Cage-Net) mempengaruhi kerugian rumput laut selama riset.
Kelanjutan riset partisipatif ini akan meningkatkan pemahaman dan praktik kami dalam budidaya rumput laut.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para petani, masyarakat dan lembaga yang terlibat dalam penelitian, kami menuangkan rangkaian kegiatan budidaya menjadi sebuah film dokumenter.
Film dokumenter ini memperlihatkan perjalanan kolaborasi kami, sebagai informasi kekuatan kerjasama antara petani, LSM dan peneliti.
Film dokumenter tersebut memiliki durasi 5 menit 16 detik, yang menggabungkan adegan persiapan penanaman, proses penanaman, pemeliharaan, analisis data, wawancara petani, hingga panen.
Film akan didistribusikan ke 500 orang dalam daftar milist. Apabila Anda berminat menjadi salah satunya, silahkan mengirimkan pesan melalui Whatsapp dengan format [Nama – Instansi – Email] ke 085272773774 (Dian). Kami akan mengirimkan surat dan link film dokumenter tersebut setelah anda bergabung dalam milist.