KONEKSI adalah program unggulan Australia dan Indonesia dalam sektor pengetahuan dan inovasi Indonesia. KONEKSI bertujuan untuk memperkuat kemitraan antara lembaga pengetahuan Indonesia dan Australia untuk meningkatkan penggunaan solusi berbasis pengetahuan dalam pembuatan kebijakan dan inovasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pada proyek kali ini, KONEKSI akan mengembangkan aplikasi dari citra satelit untuk memodelkan dampak lingkungan dan sosial dari perubahan iklim terhadap praktik budidaya rumput laut di Indonesia. Adapun mitra yang berkolaborasi pada proyek ini diantaranya adalah Griffith University, Universitas Hasanuddin, Universitas Nusa Cendana Kupang, Universitas Gadjah Mada, The University of Queensland dan Politeknik Perikanan Negeri Tual. Sebanyak 600 proposal penelitian yang dikumpulkan dalam program ini. Dari total itu, hanya 20 riset yang berhasil mendapatkan hibah penelitian bergengsi dari pemerintah Australia.
JaSuDa memiliki peran penting dalam proyek KONEKSI ini yang di mana berperan sebagai fasilitator dalam proyek tersebut. JaSuDa bertugas dalam mengkoordinir semua bentuk kegiatan dari JSO, mulai dari proses perekrutan, training, support ke lokasi penelitian hingga data akhir riset dalam proyek KONEKSI.
JSO KONEKSI merupakan peneliti junior yang akan melakukan penelitian di tiga lokasi berbeda, yaitu di Sulawesi Selatan, Kupang, dan Maluku Tenggara yang di mana setiap lokasi penelitian akan di koordinir oleh dua JSO.
Selama proses training, para JSO mendapatkan pengetahuan bagaimana cara mendapatkan atau mengambil data dan kemudian mengolah data tersebut, memetakan lokasi penelitian, menggunakan alat penelitian, serta bagaimana berinteraksi dengan para petani rumput laut yang akan di interview.
Diharapkan dengan diadakannya penelitian ini, dapat memberikan wawasan tambahan mengenai budidaya rumput laut, serta dapat memberikan pengalaman kepada para pihak yang terlibat langsung pada penelitian tersebut.