
Tual: Pembudidaya Rumput Laut di Ohoi Taar Novi Songjanan menegaskan, harga komoditi Rumput laut terus mengecewakan Pembudidaya, dengan harga per kilo Rp. 10.000, padahal sebelumnya, memuncak hingga Rp. 25.000/ Kg, Selasa (5/12/2023).
Songianan menandaskan, 23 Tahun usaha yang digeluti saat ini, memberikan dampak yang signifikan, akan tetapi normalisasi harga Komoditi Rumput Laut, perlu dikuatkan dengan Regulasi yang kuat, agar tidak seenaknya ditentukan oleh pembeli yang datang dari luar daerah membeli komoditi unggulan tersebut.
“Saya nilai, jika harga komoditi ini terus terang baik, tentunya hasil yang kami dapatkan, lebih cukup dari yang kita harapkan, dan saya bisa sekolahkan anak - anak saya dari hasil ini”, ucap Songjanan.
Songjanan juga melihat, hasil pengembangan komoditi Rumput Laut di tahun ini, dengan kondisi alam yang mendukung, dan minimnya serangan hama, target yang dihasilkan, akan mencapai 3 Ton sesuai dengan Kuantitas Long Line yang dimiliki dan Bobot berat Produk Rumput laut.
Dirinya memberikan apresisasi terhadap bantuan yang diberikan Pemerintah Ohoi Taar, dalam bentuk sarana budidaya dan pendampingan teknis, sehingga secara rutin, hasil yang diperoleh lebih optimal di lapangan.
Dia optimis, dengan ketekunan yang dilakukan selama ini, pengembangan rumput laut , dari tahun ke tahun akan semakin membaik, dan perlunya pengawasan Harga Komoditi, tanpa menimbulkan keluhan petani di Kota Tual.