
Rumput laut merupakan salah satu komoditas utama perikanan budidaya yang menjadi andalan dalam peningkatan produksi, meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Indonesia saat ini merupakan produsen rumput laut tropis terbesar di dunia untuk jenis rumput Kappaphycus alvarezii, Kappaphycus striatus, Eucheuma denticulatum dan Gracilaria spp
Salah satu daerah yang dikenal penghasil rumput laut dengan kualitas yang baik di Sulawesi Selatan berada di Kabupaten Takalar, Desa Ujung Baji.
Mayoritas penduduk di Desa Ujung Baji bermata pencaharian sebagai petani rumput laut yang memanfaatkan sumber daya alam pesisir berkelanjutan.
Modal yang mereka gunakan dalam mengembangkan budidaya rumput laut berasal dari modal pribadi. Sedangkan, beberapa petani rumput laut lainnya mendapatkan modal dari pengumpul.
Modal pribadi yang digunakan petani diperoleh dengan dari jasa pegadaian atau mengambil pinjaman di Bank. Modal tersebut digunakan untuk pembelian bibit, pembelian tali, ongkos perahu, pembelian pelampung/botol bekas dan upah pengikatan bibit.
Petani membutuhkan modal untuk pengikatan bibit karena dalam proses pembibitan waktunya lama, sehingga membutuhkan bantuan orang lain pengikatan bibit lebih cepat agar bibit tetap segar.