
Jaminan mutu dan keamanan pangan sudah menjadi kebutuhan pengumpul rumput laut untuk meningkatkan daya saing dan perluasan akses pasar. Pengumpul rumput laut mempunyai peluang pasar yang lebih luas dengan menerapkan CPIB, GMP dan HACCP. Namun demikian, hal tersebut masih dianggap sulit oleh pengumpul dikarenakan kurangnya pemahaman dalam menyusun dokumen CPIB, GMP, HACCP dan penerapannya.
Dalam upaya memfasilitasi pelaku usaha, UNIDO GQSP Indonesia bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Selatan dan Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kota Makassar, menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penerapan CPIB, GMP dan HACCP secara daring/online pada 14 September 2022. Program ini dilaksanakan guna mendukung peningkatan kualitas dan daya saing produk kelautan dan perikanan melalui pembinaan dan fasilitasi pedagang, pengepul, Unit Pengolahan Ikan (UPI) dan Unit Pengolahan Rumput Laut (UPRL) di Sulawesi Selatan hingga memperoleh sertifikat CPIB, GMP dan HACCP secara gratis.
Bimbingan teknis ini dihadiri oleh 59 peserta termasuk perwakilan Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI), Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjung Pinang, mahasiswa Taruna Poltek Perikanan Karawang, hingga para pembudidaya rumput laut didalam dan luar Sulawesi Selatan.
Kegiatan dibuka oleh sambutan Bapak Sudari Pawiro selaku National Chief Technical Advisor UNIDO GQSP Indonesia yang menyampaikan harapan agar para pelaku usaha dapat memenuhi persyaratan mutu ekspor sebagai bentuk peningkatan daya saing untuk menjangkau akses pasar yang lebih terbuka. Pada sambutan kedua yang disampaikan oleh Bapak Dr. Muhammad Ilyas, ST., M.Sc, IPU selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, mengharapkan adanya kerjasama multi pihak untuk saling bersinergi menjaga kestabilan ekonomi melalui perbaikan mutu produk bagi pelaku usaha sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan keamanan pangan komoditas kelautan dan perikanan di Sulawesi Selatan.
Selanjutnya hadir sebagai narasumber yakni Bapak Muhammad Irfan Rais, S.Pi selaku Sub Koordinator Data dan Informasi BKIPM Kota Makassar dengan materi “Cara Penanganan Ikan yang Baik untuk Pemasok Ikan”, Bapak Boedi Sardjana Julianto selaku Seaweed Value Chain Expert UNIDO GQSP dengan materi “Prosedur (SOP) Penanganan Panen Rumput Laut” serta Ibu Novia Priyana selaku Quality Infrastructur Expert UNIDO GQSP mengenai “Prosedur Cara Penanganan Rumput Laut yang Baik di Gudang Pengeringan dan Menyusun Dokumen & Rekaman”.
Tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu pembinaan secara langsung oleh Team JaSuDa ke lokasi para pengumpul, supplier dan UPRL yang berminat dan komitmen untuk mengikuti sertifikasi CPIB, GMP dan HACCP mulai pekan depan, dilanjutkan kunjungan oleh Ibu Novia Priyana dan tim sebagai tahap verifikasi persyaratan sebelum pengajuan berkas.