
Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) terus menggenjot pengembangan budidaya rumput laut di daerahnya.
Upaya itu dilakukan mengingat luas perairan potensial untuk pengembangan rumput laut diperkirakan ada sekitar 7.000 hektare.
Keseriusan Pemda Butur tersebut ditunjukan dengan terus dijajalnya kerja sama dengan pihak Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo untuk mengembangkan budi daya rumput laut dimaksud.
“Saat ini Dinas Perikanan telah menyusun berbagai kerangka kerja untuk pengembangan rumput laut sebagai tindak lanjut MoU dengan UHO,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Butur, LM Karya Jaya Hasan.
Karya Jaya melanjutkan, kelompok petani budi daya rumput laut telah dibentuk dan siap menjadi ujung tombak menyukseskan program tersebut.
“Tindak lanjut kegiatan pengembangan rumput laut nanti pada tahun anggaran 2022,” jelasnya.
Mantan Camat Kulisusu itu menambahkan, OPD yang dipimpinnya itu jug telah mengajukan proposal untuk mendapatkan kucuran dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Perikanan dan telah disambut baik.
“Beberapa pekan lalu kita telah berkunjung ke Kementerian Perikanan dan mengajukan proposal untuk mendapatkan DAK pengembangan rumput laut,” imbuhnya