Untitled Document
Minggu , 26 April 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Belajar dari Ahli Dunia Tak Seperti Belajar di Laboratorium
Senin, 10 May 2021 - Sumber: www.jasuda.net - Terbaca 5766 x - Baca: 16 Apr 2026
 
Oleh : Boedi JaSuDa

Seminggu setelah Skype dengan Ellen, kembali merumput di laut. Menyusuri komunitas pesisir selatan pulau Sulawesi. Kehidupan masyarakat pesisir dan keindahan laut serta ragam budaya dan tradisi menarik hati.

Sejak bertemu Dr Neish tahun 2005, rasa ingin tau tentang kehidupan pesisir dan rumput laut makin tinggi. Belajar dari ahli rumput laut dunia dan petani tak seperti belajar di laboratorium.

Seringkali kutemukan laporan hasil riset dari laboratorium tak bisa diterapkan langsung di lapangan. Bisa jadi hasil riset tak diuji multi lokasi. Hanya berlaku dua tiga siklus ketika musim tanam bagus langsung publikasi.

Bibit kultur jaringan rumput laut salah satunya. Beberapa kali kutemukan petani hanya mampu menggunakan bibit dua atau tiga siklus tanam. Setiap pergantian musim, bibit kultur jaringan rumput laut sering terkena penyakit, rontok dan hilang disapu gelombang.

Petani membutuhkan bibit yang punya daya tahan tinggi terhadap penyakit. Tetap tumbuh ketika terjadi perubahan musim. Bibit rumput laut yang diperoleh dari alam, hasil budidaya petani punya daya tahan lebih tinggi dari bibit kultur jaringan.

Buktinya bibit rumput laut alam terus tumbuh dan berkembang. Puluhan tahun petani tanam secara turun temurun berkembang dan tetap ada di lokasi yang sama. Kalaupun hilang bisa jadi karena pencemaran lingkungan atau alih fungsi lahan budidaya rumput laut.

Berbeda dengan bibit kultur jaringan. Setelah tiga siklus tanam atau kurang dari setahun bibit sering kali hilang, kurang produktif dan harus diganti bibit kultur jaringan yang baru.

Jika masalah yang dihadapi petani turunnya produktivitas, bisa jadi karena lokasi budidaya densitas atau tingkat kerapatan tanamnya tinggi. Tentu saja rumput lautnya jadi kerdil karena terjadi perebutan nutrisi.

Bisa juga petani menanam dengan bibit yang sudah tua, lambat tumbuhnya. Metode seleksi bibit bisa dilakukan untuk menghasilkan hasil panen yang tinggi.

Menanam di lokasi baru juga salah satu solusi jika ingin meningkatkan produksi rumput laut. Masih banyak lokasi yang bisa ditanami dan membuka lapangan kerja serta penghasilan baru bagi masyarakat pesisir.

Bibit kultur jaringan sangat bermanfaat jika bisa ditanam sepanjang tahun. Jika hanya ingin mendapatkan bibit yang produksi dan kadar karagenan tinggi, lebih baik menanam dan menumbuhkan rumput laut alam di lokasi yang baru. Lautan yang layak dijadikan lokasi budidaya rumput laut masih terbentang luas dari Sabang, Miangas dan Merauke.

Entah apa sebabnya bibit rumput laut alam yang dihasilkan petani ingin digantikan dengan bibit kultur jaringan. Bukankah pertumbuhan alami jadi dasar pertanian yang berkelanjutan?

Menjaga lingkungan pesisir dari pencemaran, lebih dibutuhkan petani dari pada bibit kultur jaringan. Regulasi dan proteksi lokasi budidaya dari alih fungsi lahan sangat penting. Jika tidak ada proteksi dan regulasi, budidaya rumput laut hanya tinggal cerita.

Petani sudah bisa produksi bibit sendiri dan mendapatkan hasil dari jual beli bibit rumput laut dari dulu hingga kini. Rumput laut tetap berkembang dan tumbuh subur. Namun jika lahan budidaya digusur dan beralih fungsi, tidak ada petani yang mampu bertahan.

Bibit kultur jaringan unggul yang ditanam juga tak tumbuh karena tergusur. Tak ada budidaya rumput laut lagi dan produksi turun drastis, seperti yang terjadi di beberapa daerah di Bali, Koja Doi, Tablolong dan beberapa lokasi lain.

Kembalilah ke alam, proteksi lahan rumput laut dan jaga kelestariannya. Niscaya jenis rumput laut seperti, "kulit buaya, bludru, tambalang" takkan hilang.

Kembalikan rumput laut yang hilang dan cegah pencemaran lingkungan. Menjaga kelestarian dan keseimbangan ekosistem laut menjadi dasar budidaya rumput laut berkelanjutan.
 
 
 
More Berita
 
1 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 41 x
2 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 73 x
3 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 78 x
4 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 95 x
5 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 117 x
6 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 140 x
7 . PT Jaringan Sumber Daya Dorong Inovasi Rumput Laut Melalui Riset dan Kolaborasi
  Rabu, 25 Mar 2026-Irna Aswanti Ibrahim & Dian Maya Sari - Terbaca 105 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 80 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 98 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 129 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 135 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 226 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 218 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 221 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,148 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin