
Prospek budidaya rumput sangat menjanjikan. Sebab, saat ini di Kabupaten Tanah Bumbu telah terdapat pabrik pengolahan rumput laut PT Batulicin Algae Persada (BAP) sehingga pembudidaya tidak perlu khawatir terkait pemasarannya. PT BAP sendiri bersedia membeli hasil panen dari budi daya rumput laut nelayan.
Manager Produksi PT BAP Anita, menyampaikan bahwa kapasitas pabrik maksimal adalah 300 ton/bulan. Sementara ini, sebut Anita, PT BAP menerima bahan baku dari luar daerah yaitu dari NTT dan Sulawesi. “Sementara untuk wilayah Tanbu baru berasal dari Muara Pagatan, itu pun baru sekitar 1 ton/bulan,” katanya.
Rendahnya produksi rumput laut di Tanah Bumbu saat ini disebabkan hasil panen nelayan juga dipergunakan sebagai bahan baku pengembangan bibit rumput laut. “Untuk rumput laut yang diterima oleh PT BAP kadar airnya harus 38 persen, dengan ciri seperti muncul kristal garam dan tidak terasa basah di tangan,” jelasnya.
Belum lama tadi, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro menggelar pelatihan budi daya rumput laut bagi nelayan Desa Angsana. Pelatihan dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pelatihan teori dan sesi pelatihan praktik budi daya rumput laut.
Kasi Pembinaan Transmigrasi Winarti, mengatakan metode penanaman rumput laut yang digunakan adalah metode long line, yaitu pemasangan tali sebagai media tanam secara memanjang. “Metode ini memberikan kemudahan pengangkatan rumput laut pada saat proses panen,” ujarnya
Pada hari pertama para nelayan diajarkan bagaimana cara pemasangan tali frame utama, pembuatan karung pemberat berisi pasir hingga cara penempatan pelampung utama di laut.
Selanjutnya pada hari kedua, nelayan langsung melakukan pemasangan bibit ke tali dan penanaman ke laut. Lokasi yang dipilih adalah di Karang Kima Pantai Angsana dengan menggunakan 6 kapal nelayan.
“Pada pelatihan kali ini Pemkab Tanbu melalui DPA Disnakertranskop dan UKM memberikan bantuan kepada para nelayan berupa alat dan bahan seperti bibit rumput laut sebanyak 650 kilogram, tali, karung pemberat, dan pelampung bola,” paparnya.